Sinyal 5G XL-Smartfren Full Blanket di Semarang dan Jawa Tengah

Merger XL Axiata dan Smartfren pada April 2026 memperluas jaringan BTS hingga lebih dari 400 kota nasional, termasuk peningkatan signifikan di wilayah Jawa Tengah.
Layanan 5G full blanket kini mencakup seluruh Kota Semarang dan daerah sekitarnya seperti Salatiga, Kendal, Demak, Kudus, serta Jepara dengan target total 88 kota terkoneksi tahun 2026.
Penerapan teknologi MOCN meningkatkan kecepatan internet hingga lima kali lipat dan disertai program Kuota Anti Hangus yang memungkinkan akumulasi sisa kuota bulanan pengguna.
Semarang, IDN Times - Penggabungan usaha (merger) antara XL Axiata dan Smartfren pada 16 April 2026 membawa perluasan infrastruktur yang masif bagi pengguna telekomunikasi di Jawa Tengah, khususnya Kota Semarang. Group Head Marketing Segment XLSmart, Astiyanto Tri Muktiwibowo mengatakan, integrasi jaringan pascamerger memperluas jangkauan BTS ke ratusan wilayah baru.
"Setelah ada penggabungan usaha itu kami juga melakukan penggabungan integrasi secara network. Dari sekitar 200 kota lebih, kita menjadi 400 kota lebih secara nasional," katanya di Semarang, Sabtu (30/5/2026).
1. Sinyal 5G full blanket di Semarang

Untuk pelanggan di Semarang, lanjut Astiyanto, pembaruan paling mencolok adalah hadirnya layanan 5G berkonsep full blanket atau menyeluruh di satu kota penuh.
"Begitu kami mengimplementasikan jaringan 5G, kita selalu menyebutnya dengan kata full blanket. Artinya di Kota Semarang saat ini, satu kota full tidak ada BTS kami yang tidak melayani sinyal 5G," ujarnya.
Astiyanto menambakna, cakupan 5G tersebut juga menjangkau daerah penyangga di sekitarnya. Secara keseluruhan, terdapat 40 kota di kawasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang saat ini sudah terkoneksi dengan 5G, dari total target 88 kota secara nasional pada tahun 2026.
"Untuk area Semarang sekitarnya saat ini yang sudah ter-cover oleh 5G adalah Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Salatiga, Kendal, Demak, Kudus, dan Jepara," paparnya.
2. Kapasitas jaringan di Jawa Tengah

Penerapan Multi Operator Core Network (MOCN) membuat satu menara BTS kini memancarkan sinyal untuk XL, Axis, dan Smartfren sekaligus.
Regional Group Head XLSmart area Central Java, Josep M. Gultom, merinci tingkat keterjangkauan sinyal itu saat ini.
"Di Central Java ini kita punya coverage itu meng-cover 97,6 persen dari seluruh area Jawa Tengah dan DIY," ucap Josep.
Pelebaran jalur frekuensi tersebut ikut berdampak langsung pada kualitas internet harian.
"Kecepatan unduh (download) kita sudah 1,5 kali lipat dibanding sebelumnya, unggah (upload) bisa 5 kali," jelas Matra, perwakilan dari tim jaringan XLSmart.
3. Program kuota anti hangus

Selain inovasi jaringan, XLSmart ikut merilis program kuota yang ramah bagi pelanggan (mass segment). Brand Marketing XLSmart, Edtine Pamilien Gensana memaparkan skema Kuota Unlimited dan Kuota Non-Stop yang diklaim tidak merugikan pengguna.
"Kalau sisa kuotanya masih ada, masih bisa diakumulasi, jangan khawatir hangus. Kalau bulanan 28 hari masih ada sisa kuota, masih bisa dibawa ke bulan berikutnya," ujar Edtine.
Hal itu juga berlaku untuk batas wajar pemakaian harian (Fair Usage Policy/FUP) yang tidak habis terpakai di hari tersebut.


















