Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Mahasiswi Psikologi Undip Semarang Wisuda Pakai Robot, Canggih!
Tiga robot wisudawan saat dioperasikan di Undip (IDN Times/Fariz Fardianto)

Semarang, IDN Times - Raut kebahagiaan tak bisa disembunyikan dari wajah Qorin Yudha Kristina. Senin (27/7/2020) pagi, ia diwisuda Rektor Undip, Prof Yos Johan Utama, di Gedung Auditorium Prof Sudharto, Tembalang Semarang. Yang bikin bangga, Qorin mendapat kesempatan spesial saat wisuda. Apa itu?

1. Qorin minta diberi kelancaran saat cari kerja pada masa pandemik COVID-19

Rektor Undip Semarang, Yos Johan Utama (kiri) (IDN Times/Fariz Fardianto)

Lantaran masih pandemik virus corona (COVID-19), sebuah robot menggantikan perannya saat prosesi wisuda oleh sang rektor. Alhasil, mahasiswi jurusan Psikologi itu menjadi satu dari dua orang yang diwisuda menggunakan perantara robot.

"Dengan fasilitas ini, saya bangga bisa diwisuda menggunakan robot. Tentunya mungkin dengan cara ini kita lebih hangat bersama keluarga di rumah masing-masing," kata mahasiswi peraih cum laude dengan IPK 3,90 usai diwisuda.

Kini ia tengah menikmati suasana pada saat pandemik karena menurutnya bisa menjadi berkah dan motivasi untuk semua pihak agar dapat berkembang menjadi lebih baik lagi.

"Untuk rencana ke depan seperti cari kerja akan dikuatkan lagi dan semoga bisa dilancarkan," ujarnya.

2. Biaya pembuatan 3 robot mencapai Rp40-50 juta

Rifky Ismail, Ketua Tim Peneliti Center for Bio Mechanics, Bio Material, Bio Mechatronics and Bio Signal Processing (CBIOM3S). IDN Times/Fariz Fardianto

Robot wisudawan yang digunakan Qorin dikendalikan menggunakan remote control dengan koneksi WiFi. Robot itu digerakan dua roda agar dapat berjalan maju dan mundur.

Ketua Tim Peneliti Center for Bio Mechanics, Bio Material, Bio Mechatronics and Bio Signal Processing (CBIOM3S) Rifky Ismail menyebut untuk pembuatan 3 robot untuk acara wisuda tersebut membutuhkan biaya sekitar Rp40-50 juta.

"Pihak kampus kasih budget-nya Rp40 juta sampai Rp50 juta untuk pembuatan tiga robot. Itu termasuk biaya riset dan lain-lain," katanya.

3. Rektor Undip Semarang harapkan lulusan Undip terus berinovasi

Yang gak kalah menarik di kepalanya dipasangi layar tablet untuk berbincang dengan peserta wisuda di rumah. Dok Tim CBIOM3S Undip

Sementara itu, Rektor Universitas Diponegoro Semarang, Yos Johan Utama, mengaku robot wisudawan dioperasikan untuk mengantisipasi penularan virus corona (COVID-19).

"Dengan protokol kesehatan salah satunya menggunakan teknologi robotik untuk melaksanakan wisuda di Undip. Ini jadi generasi keempat robot di Undip," jelasnya.

Yos ingin inovasi menggunakan robotik tersebut tak berhenti hanya pada saat prosesi wisuda saja. Namun diharapkan juga bisa membantu orang lain, seperti mengembangkan tangan ataupun kaki bionik.

Ia pun berharap para lulusan Undip nantinya juga bisa berinovasi dan melakukan tindakan kreatif pada era digitalisasi.

"Harus pandai-pandai mencari inovasi, jangan hanya berpikir mainstream," imbuh Yos.

Editorial Team

Related Article