Menhan Prabowo Subianto di forum International Institute for Strategic Studies (IISS) Shangri-La Dialogue 2023 di Singapura, Sabtu (3/6/2023) (Tim Prabowo)
Lebih lanjut, Miftah mengatakan saat acara Harlah ke 11 Ponpes tersebut nantinya juga akan dihadiri oleh sejumlah tokoh politik. Salah satunya Menteri Pertahanan sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.
Kendati demikian, Miftah mengaku anak mengatur jadwal Gibran dan Prabowo sehingga keduanya tidak hadir secara bersamaan, hal ini dilakukan agar tidak mencuat isu terkait pencapresan.
"Karena kan pondok kita terbuka, kayak kemarin katanya Mas Erick Thohir juga mau datang, Pak Komjen Safrudin Wakil Ketua DMI (Dewan Masjid Indonesia), siapa pun boleh kita terbuka," ungkap Miftah.
"Beda tanggal, tanggal 8 September saya ada konser Kebangsaan, kebetulan kampung saya itu 60 persen Khatolik saya untuk memberikan kegiatan ke muda mudi Khatolik itu saya bikin konser tanggal 8. Yang kemarin saya komunikasi dengan Mas Prabowo, katanya mau datang tanggal 8. Saya gak mau Mas Gibran datang tanggal 8 ndak jadi isu, makanya beliau pengajian saja," jelasnya.
Lebih lanjut, Miftah mengaku kasihan dengan Gibran lantaran sering disangkut pautkan dengan isu politik. Menurutnya, putra sulung Presiden Joko "Jokowi" Widodo tersebut tidak bertindak apa pun.
"Kasihan itu kalau banyak isu, kasihan Mas Wali. Diam saja diisukan kok, apa lagi ngomong apalagi bikin acara," imbuhnya.