Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Minyak Goreng Menghilang di Pasar Semarang, Harga Tahu dan Cabai Naik

Minyak Goreng Menghilang di Pasar Semarang, Harga Tahu dan Cabai Naik
ilustrasi minyak goreng. (IDN Times/Alfi Ramadana)
Share Article

Semarang, IDN Times - Minyak goreng kembali langka di sejumlah pasar tradisional di Kota Semarang. Berdasarkan pantauan di Pasar Karangayu Semarang, Senin (7/3/2022), komoditas tersebut tidak tersedia di beberapa lapak pedagang.

1. Stok minyak goreng kosong

Sejumlah warga antre membeli minyak goreng kemasan saat operasi pasar minyak goreng murah di Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, Selasa (11/1/2022). (ANTARA FOTO_Muhammad Iqbal)
Sejumlah warga antre membeli minyak goreng kemasan saat operasi pasar minyak goreng murah di Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, Selasa (11/1/2022). (ANTARA FOTO_Muhammad Iqbal)

Salah satu konsumen minyak goreng, Widiyanti menuturkan, ia sudah berkunjung di empat pedagang tetapi stok kosong. Tidak ada pedagang yang menjual minyak goreng. 

‘’Saya sudah keliling tapi tidak ada pedagang yang menjual minyak goreng baik curah maupun kemasan. Katanya stoknya kosong, belum ada pasokan lagi,’’ ungkapnya saat ditemui IDN Times, Senin (7/3/2022). 

Kondisi itu dibenarkan oleh Sumirah, pedagang bumbu dan bahan pokok di Pasar Karangayu. Ia mengatakan, setelah harga minyak goreng naik pasokan pun juga tidak lancar. Sehingga, ia tidak bisa jualan minyak goreng akhir-akhir ini. 

2. Harga cabai tembus Rp60 ribu per kilogram

ilustrasi komoditas cabai di pasar tradisional. (ANTARA FOTO/Irwansyah Putra)
ilustrasi komoditas cabai di pasar tradisional. (ANTARA FOTO/Irwansyah Putra)

‘’Iya, ini kosong lagi stoknya. Nggak ada pasokan, harganya juga mahal,’’ tuturnya. 

Sementara itu, harga cabai juga mulai merangkak naik. Kini harga cabai rawit merah mencapai Rp60 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp40 ribu per kilogram. Kemudian, harga tahu putih semula Rp6 ribu per 10 biji menjadi Rp7 ribu per 10 biji. 

3. Harga daging ayam dan sapi ikut meroket

Ilustrasi pedagang daging sapi pasar tradisional (ANTARA FOTO/Arnas Padda)
Ilustrasi pedagang daging sapi pasar tradisional (ANTARA FOTO/Arnas Padda)

Lonjakan harga juga terjadi pada daging sapi dari sebelumnya antara Rp110 ribu sampai Rp120 ribu per kilogram kini naik di kisaran harga Rp120 ribu hingga Rp 130ribu per kilogram. Selain itu, per hari ini harga ayam potong juga naik dari Rp30 ribu menjadi Rp36 ribu per kilogram.

Kondisi itu tidak hanya membuat konsumen menjerit tapi juga membingungkan pedagang. Farida, penjual ayam potong mengatakan, dagangannya mulai sepi karena naiknya harga daging ayam. Ia pun juga harus mengurangi jumlah ayam yang dijual.

‘’Potong sedikit aja tidak laku, apalagi potong banyak. Jadi bingung dengan kondisi ini semua mahal membuat daya beli turun,’’ katanya. 

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
ANGGUN PUSPITONINGRUM
EditorANGGUN PUSPITONINGRUM

Latest News Jawa Tengah

See More

Pertamax Naik! Ini Cara Atur Putaran Gas Motor Matic biar Tetap Irit Bensin

12 Jun 2026, 08:33 WIBNews