Semarang, IDN Times - Puluhan mahasiswa Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang (Unnes) diberangkatkan ke Malaysia untuk mengikuti joint research tentang teknologi hijau.
Selama mengikuti riset, mereka akan berkolaborasi dengan University Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah (UMPSA).
Objek yang diteliti terkait teknologi masa depan, yaitu energi terbarukan (renewable energy) dan komposit berbahan serat alam (natural fiber composites).
Setelah mengikuti riset kolaborasi, mahasiswa diharapkan memperoleh pengalaman riset internasional yang mendukung pengembangan inovasi teknologi berkelanjutan.
Teknologi tersebut diharapkan dapat dikembangkan untuk mendukung Pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
Wakil Dekan Bidang Bisnis, Riset, dan Kerja Sama FT Unnes, Rusiyanto menyampaikan apresiasi sekaligus harapannya kepada seluruh mahasiswa yang mengikuti program tersebut.
“Kami berharap 45 mahasiswa Teknik Mesin ini tidak hanya menyerap pengetahuan dan teknologi hijau terkini di UMPSA, tetapi juga mampu menghasilkan luaran riset bersama yang inovatif dan bereputasi,” katanya dalam keterangan yang diterima IDN Times, Selasa (7/8/2026).
Menurutnya, FT Unnes sangat mendukung transisi energi global dan pengembangan material ramah lingkungan yang sejalan dengan target SDGs. Selain itu, program yang diikuti mahasiswa diharapkan dapat memperkuat kapasitas mahasiswa di tingkat internasional.
Selama berada di UMPSA Malaysia, mahasiswa akan memperoleh akses langsung ke fasilitas laboratorium modern, berkolaborasi dengan peneliti setempat, serta terlibat dalam studi kasus mengenai pemanfaatan serat alam sebagai material komposit ramah lingkungan dan pengembangan energi terbarukan.
Kegiatan ini sekaligus memperkuat jejaring internasional dan mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).
Pelaksanaan Joint Research ini juga mendukung sejumlah tujuan SDGs, di antaranya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penyediaan akses terhadap pendidikan teknik berstandar internasional dan pengalaman riset global, SDG 7 (Energi Bersih dan Terjangkau) melalui penelitian di bidang energi terbarukan, serta SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui pengembangan material ramah lingkungan berbasis serat alam sebagai alternatif pengganti material sintetis yang sulit terurai.
Melalui program Joint Research ini, FT Unnes terus berkomitmen menghasilkan lulusan yang berwawasan global, adaptif terhadap perkembangan teknologi di tingkat nasional maupun internasional, serta siap memberikan kontribusi bagi pengembangan industri hijau. Diharapkan pengalaman riset internasional tersebut semakin memperkuat kompetensi mahasiswa sekaligus memperluas kolaborasi akademik yang mendukung pembangunan berkelanjutan.
