Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Muncul Satu Kasus Covid-19 di Solo, Gibran: Hati-Hati Ya Semua

Muncul Satu Kasus Covid-19 di Solo, Gibran: Hati-Hati Ya Semua
ilustrasi alat untuk mendiagnosis COVID-19 (pixabay.com/Alexandra_Koch)
Share Article

Surakarta, IDN Times - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, meminta warga Solo untuk lebih berhati-hati terhadap munculnya kasus Covid-19 di Kota Solo.

Hal tersebut usai adanya kasus Covid-19 muncul di kota Solo baru-baru ini.

1. Minta masyarakat berhati-hati.

Calon Wakil Presiden, Gibran Rakabuming saat mendatangi resto bakso di Jalan Komjen Pol Yasin, Kota Depok. (IDNTimes/Dicky)
Calon Wakil Presiden, Gibran Rakabuming saat mendatangi resto bakso di Jalan Komjen Pol Yasin, Kota Depok. (IDNTimes/Dicky)

Ditemui di kantor Balaikota Solo, Gibran meminta agar semua masyarakat bisa lebih berhati-hati terhadap merebaknya kasus covid-19 di Kota Solo.

Kendati demikian, Gibran mengakui jika Covid-19 yang muncul saat ini sudah tidak seganas dulu.

”Hati-hati ya semua. Tapi tidak seganas yang dulu, hati-hati ya semua,” ujar Gibran, Jumat (15/12/2023).

2. Akan terus lakukan monitor.

Dok. Istimewa/aris
Dok. Istimewa/aris

Gibran mengatakan akan terus memonitor perkembangan virus tersebut, agar dampak dari virus yang muncul di tahun 2020 tersebut tidak berdampak pada semua aspek.

”Kita monitor terus,” jelasnya.

Gibran juga berencana untuk kembali mengaktifkan lokasi isolasi. ”Ya kayak dulu. pokoknya ati-ati semua. nanti ya, nanti kita koordinasikan lagi,” ungkapnya.

3. Satu pasien sudah lakukan isolasi mandiri.

gridhealth
gridhealth

Sementara itu Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Solo Setyowati mengatakan bahwa satu kasus Covid-19 yang ditemukan di Solo telah menjalani isolasi mandiri di rumah. Ia sudah melakukan koordinasi dengan rumah sakit yang merawat pasien ini.

”Sudah isolasi mandiri di rumah, awalnya memang bergejala, tapi setelah kondisinya membaik, dia sudah diperbolehkan isolasi mandiri,” jelasnya.

Lebih lanjut, Setyowati mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati. Covid-19 varian Omicron EG.5.1 ini dikenal dengan sebutan Eris. ”Masyarakat harus melaksanakan protokol kesehatan, meningkatkan PHBS (pola hidup bersih dan sehat), meningkatkan daya tahan tubuh, dan menghubungi akses pelayanan kesehatan kalau merasakan gejala atau keluhan sakit,” pungkasnya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Bandot Arywono
Larasati Rey
Bandot Arywono
EditorBandot Arywono

Latest News Jawa Tengah

See More

Biskuit Berbahan Jahe dan Kacang Senjata Cegah Stunting Sejak Janin

30 Jun 2026, 16:15 WIBNews