Nana Sudjana Ganti Tiga Pj Bupati dan Walikota Sekaligus, Ini Daftarnya

Semarang, IDN Times - Proses pergantian Penjabat (Pj) Walikota Salatiga benar-benar terjadi. Tak cuma Sinoeng R Rachmadi yang diganti, Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana juga melakukan pergantian terhadap posisi Pj Bupati Purworejo dan Pj Bupati Brebes.
Ada tiga pejabat baru yang resmi dilantik sebagai tiga Pj di Wisma Perdamaian Semarang, Rabu (13/12/2023).
1. Nana Sudjana tegaskan soal integritas untuk bangun kepercayaan masyarakat

Tiga pejabat baru yang dilantik antara lain, Yuli Hastuti sebagai Bupati Purworejo definitif. Yuli menggantikan posisi Agus Bastian yang mengundurkan diri sebagai Bupati Purworejo karena maju sebagai caleg DPR RI.
Kemudian Yasip Khasani resmi menjadi Pj Walikota Salatiga menggantikan Sinoeng Rachmadi. Lalu Iwanuddin Iskandar dilantik sebagai Pj Bupati Brebes menggantikan Urip Sihabuddin.
"Jadikan integritas sebagai pilar utama dalam setiap tindakan. Membangun kepercayaan masyarakat, menciptakan pemerintahan yang bersih dan akuntabel, serta mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat di masing-masing daerah," kata Nana Sudjana, Pj Gubernur Jateng.
2. Nana Sudjana ungkap banyak PR bagi tiga Pj yang baru

Nana juga menekankan agar setiap jabatan yang diemban adalah amanah. Maka, harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, dan menjunjung tinggi kejujuran.
Lebih lanjut, ia mengatakan banyak pekerjaan rumah dan target dari pemerintah pusat yang harus dicapai oleh para pejabat baru.
Sejumlah pekerjaan rumah yang diselesaikan meliputi penendalian inflasi, penurunan angka stunting, penurunan angka pengangguran, penurunan kemiskinan, perbaikan layanan publik dan penyerapan anggaran.
3. Perintahkan kawal Pemilu 2023

Selain itu, pekerjaan rumah yang perlu perhatian khusus adalah persiapan pemilu serentak. Sebab, perhelatan pemilu 2024 tinggal dua bulan lagi.
Oleh karena itu, Nana meminta kepada pejabat yang baru dilantikintens berkoordinasi dengan forkopimda maupun tokoh agama dan tokoh masyarakat di masing-masing wilayah.
"Koordinasikan betul dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama, jaga situasi kondusivitas di masing-masing wilayah. Terus gaungkan kepada masyarakat mengenai pemilu damai. Jangan sampai kemudian masyarakat terkotak-kotak," ujar Nana.
4. Ingatkan netralitas ASN

Tak kalah penting, Nana kembali mengingatkan soal netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN). Pihaknya meminta agar para kepala daerah memastikan bahwa ASN di wilayahnya bebas dari pengaruh partai politik.


















