Semarang, IDN Times - Pola komunikasi para orang tua perlu disesuaikan dengan kemampuan para Gen Z yang berdasarkan pendataan rata-rata lahir antara tahun 1997-2012. Menurut Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Jateng Ema Rachmawati, salah satu jurus meminimalisasi tindak kekerasan pada anak adalah komunikasi efektif orang tua kepada anak.
Karena selama ini, gap atau celah komunikasi antar generasi menyebabkan anak mencari pelarian kepada pihak yang tidak bertanggung jawab.
"Saya mengajak orang tua belajar berkomunikasi dengan Generasi Z. Menjadi teman yang baik, jangan men-judge (menghakimi), namun bisa diajak sebagai teman ngobrol," tuturnya saat acara Forum Anak Goes To School 2024.
