Perampokan Sadis di Boyolali, Bocah 6 Tahun Tewas, Ibunya Kritis

- Perampokan sadis di Boyolali mengakibatkan bocah 6 tahun tewas dan ibunya kritis akibat luka senjata tajam.
- Pelaku diduga beraksi seorang diri, masuk ke rumah dan menyerang korban menggunakan senjata tajam secara membabi buta.
- Tim Satreskrim Polres Boyolali sedang melakukan pengejaran intensif dan mengumpulkan barang bukti untuk mengungkap motif di balik serangan maut tersebut.
Boyolali, IDN Times – Sebuah tragedi berdarah mengguncang Desa Pengkol, Kecamatan Karanggede, Boyolali, pada Kamis (29/1/2026) sore. Aksi perampokan sadis mengakibatkan seorang bocah laki-laki berinisial AO (6) kehilangan nyawa secara mengenaskan, sementara sang ibu, Daryanti (34), kini kritis akibat luka senjata tajam.
Ngatirin, kakak korban mengatakan ia mendatangi rumah adiknya setelah mendapat telepon panik dari Purwanto (suami korban) yang sedang bekerja di Kalimantan.
Setibanya di lokasi, Ngatirin menemukan adiknya bersimbah darah. Namun, pemandangan lebih memilukan ditemukan di bagian belakang rumah. Keponakannya yang masih balita, AO, ditemukan tak bernyawa di dalam kamar mandi dengan posisi kepala terbenam di dalam ember.
Kapolres Boyolali, AKBP Indra Maulana Saputra, mengonfirmasi bahwa pelaku diduga beraksi seorang diri sekitar pukul 15.30 WIB. Pelaku masuk ke rumah dan menyerang korban menggunakan senjata tajam secara membabi buta.
"Satu korban anak meninggal dunia, sementara ibunya sedang menjalani perawatan intensif di RS Simo karena luka bacok yang cukup serius," jelas AKBP Indra, Kamis malam.
Tim Satreskrim Polres Boyolali kini mendapat bantuan penuh dari unit Jatanras Polda Jawa Tengah. Polisi tengah melakukan pengejaran intensif dan mengumpulkan barang bukti untuk mengungkap motif di balik serangan maut tersebut.
"Kami sedang melakukan pendalaman dan pengejaran terhadap pelaku. Tim gabungan sudah bergerak di lapangan," tegas Kapolres.
Sementara itu anak sulung korban berinisial CF (11) berhasil luput dari maut. Saat peristiwa berdarah itu terjadi, CF dilaporkan sedang tidak berada di rumah, sehingga terhindar dari amukan pelaku yang hingga kini identitasnya masih misterius.


















