Semarang, IDN Times — Menjelang tradisi Rebo Wekasan di bulan Safar, suasana di grup WhatsApp keluarga biasanya mendadak memanas. Pesan berantai (broadcast) berisi narasi kepanikan (parno), peringatan marabahaya yang dilebih-lebihkan, hingga klaim penolak bala yang tidak jelas sumbernya kerap membanjiri obrolan.
Bagi generasi muda, membiarkan pesan hoaks atau panik berkeliaran rasanya gemas. Namun, merespons atau mengoreksinya secara frontal bisa dianggap tidak sopan, merusak suasana kekeluargaan, hingga bikin orang tua atau kerabat sepuh tersinggung.
Supaya kedamaian grup keluarga tetap terjaga, berikut 4 cara halus merespons broadcast parno Rebo Wekasan tanpa bikin orang tua sakit hati ala IDN Times. Yuk, simak biar gak ada musuhan di WA, Lur!
