Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Pertolongan Pertama yang Benar saat Mata Kelilipan Debu di Jalan Raya, Jangan Dikucek!

Kota Semarang
Pertolongan Pertama yang Benar saat Mata Kelilipan Debu di Jalan Raya, Jangan Dikucek!
Ilustrasi pengendara motor di Kota Semarang. (IDN Times/Dhana Kencana)
Intinya Sih
  • Mengucek mata saat kelilipan debu jalanan adalah kesalahan fatal karena partikel tajam dapat menyebabkan abrasi kornea (luka gores) hingga infeksi serius.

  • Pertolongan pertama paling aman adalah membilas mata menggunakan air bersih mengalir, mengedipkan mata di dalam wadah air, atau menggunakan air mata buatan.

  • Jika rasa mengganjal, nyeri, atau pandangan kabur bertahan lebih dari 30 menit, segera periksakan diri ke dokter spesialis mata atau IGD terdekat.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Saat berkendara atau berjalan di tepi jalan raya, terpaan angin kencang yang membawa debu sering kali tidak bisa dihindari. Reaksi refleks paling spontan ketika mata mendadak gatal dan mengganjal adalah langsung menguceknya. Padahal, kamu harus menahan dorongan tersebut!

Debu atau partikel pasir jalanan memiliki bentuk mikro dengan sudut yang sangat tajam. Mengucek mata justru akan menekan dan menggesekkan benda asing tersebut langsung ke lapisan kornea kamu. Akibatnya, permukaan mata bisa mengalami luka gores (abrasi kornea) yang rentan memicu infeksi hingga kerusakan penglihatan.

Jika kamu mengalami situasi ini di jalan raya, segera tepikan kendaraan ke tempat yang aman dan ikuti panduan pertolongan pertama berikut.

Protokol 4 Langkah Penyelamatan Mata Kelilipan

Ilustrasi pria dengan iritasi mata
Ilustrasi pria dengan iritasi mata (pexels.com/Ivan S)

Lakukan langkah-langkah darurat ini secara perlahan untuk mengeluarkan debu tanpa membahayakan organ mata:

  1. Bilas dengan Air MengalirGunakan air bersih kemasan atau air keran yang mengalir. Miringkan kepala ke arah mata yang terkena kelilipan, lalu tuangkan air secara perlahan mulai dari sudut mata bagian dalam (dekat hidung) menuju ke arah luar. Biarkan aliran air membasuh dan membawa kotoran keluar secara alami.
  2. Kedipkan Mata di Dalam Wadah AirJika kamu menemukan wadah atau mangkuk yang bersih, isi wadah tersebut dengan air murni. Benamkan mata kamu ke dalam air, lalu kedipkan mata berulang kali. Trik ini membantu melepaskan partikel debu yang menempel licin di balik lipatan kelopak mata.
  3. Gunakan Kelopak Mata Atas sebagai "Sapu Alami"Jika debu terasa tersangkut di bagian atas, tarik kelopak mata atas kamu secara perlahan ke arah bawah hingga melewati garis kelopak mata bawah. Lepaskan dan kedipkan mata; bulu mata bagian bawah akan bekerja layaknya sapu alami untuk menyapu kotoran yang terjebak di atas.
  4. Teteskan Cairan Air Mata Buatan (Artificial Tears)Meneteskan obat tetes mata pelumas (artificial tears) sangat efektif untuk melumasi permukaan mata sekaligus mendorong sisa partikel debu keluar.

Penting, nih. Hindari menggunakan obat tetes mata pereda kemerahan (vasokonstriktor) saat kelilipan, karena fungsinya bukan untuk melumasi atau membersihkan kotoran.

Pantangan Utama saat Mata Kemasukan Debu

Cuaca panas di Kota Semarang. (IDN Times/Dhana Kencana)
Cuaca panas di Kota Semarang. (IDN Times/Dhana Kencana)
  • JANGAN DIKUCEK: Mencegah gesekan partikel tajam yang dapat menggores lapisan kornea.
  • JANGAN MENGGUNAKAN TISU ATAU KAPAS: Serat-serat halus dari tisu atau kapas bisa terlepas dan justru tertinggal di dalam mata, memicu iritasi baru.
  • JANGAN DITIUP: Meniup mata yang kelilipan berisiko memindahkan kuman dan bakteri dari udara mulut ke dalam mata yang sedang sensitif.

Kapan Harus Segera Mencari Bantuan Dokter?

Cuaca panas di kawasan Kota Lama Semarang. (IDN Times/Dhana Kencana)
Cuaca panas di kawasan Kota Lama Semarang. (IDN Times/Dhana Kencana)

Meskipun sudah dibersihkan, ada kalanya pertolongan pertama tidak cukup. Segera kunjungi klinik mata atau IGD terdekat jika kamu merasakan gejala-gejala penanganan darurat ini:

  • Rasa mengganjal atau nyeri hebat yang tidak juga mereda setelah 30 menit.
  • Pandangan mata mendadak menjadi kabur, buram, atau sangat sensitif terhadap terpaan cahaya (fotofobia).
  • Mata mengalami kemerahan ekstrem disertai pembengkakan pada area kelopak mata.
  • Keluar cairan nanah atau kotoran mata yang berlebihan secara tidak wajar.

Kesehatan mata adalah aset berharga yang sangat rentan terhadap cedera fisik. Selalu siap sedia membawa air mata buatan atau air bersih saat bepergian untuk mengantisipasi debu di jalan raya.

Pernahkah kamu punya pengalaman kelilipan parah saat berkendara di jalan? Bagaimana cara kamu mengatasinya saat itu? Tulis ceritamu di kolom komentar!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More