Magelang, IDN Times - Pemkot Magelang memastikan jalannya proses pembekalan para menteri Kabinet Prabowo-Gibran di kompleks Akmil akan dilangsungkan secara tertutup. Info yang beredar menyebutkan pembekalan para menteri kabinet Prabowo-Gibran dijadwalkan 23-27 Oktober minggu depan.
Penjabat Sementara (Pjs) Walikota Magelang, Ahmad Aziz mengatakan informasi mengenai proses pembekalan yang diikuti para menteri kabinet Prabowo-Gibran saat ini masih sangat dinamis.
Namun dari sejumlah informasi yang ia peroleh, proses pembekalan sepenuhnya menjadi kewenangan petinggi Akmil Magelang dan pihak Setneg.
"Infonya semua penyelenggaraan acaranya (menteri-menteri Prabowo) menjadi ranahnya dari Akmil. Termasuk berapa media yang diundang itu kita juga gak dikasih tahu sama sekali. Kabarnya dari Setneg semua yang handle. Medianya juga dari sana semua," kata Aziz kepada IDN Times, Jumat (18/10/2024).
Sampai saat ini juga pihak Pemkot Magelang terutama dirinya belum mendapatkan undangan resmi dari Setneg, Akmil maupun pihak-pihak penyelenggara acara pembekalan para menteri Prabowo.
"Undangan belum sampai kepada kami. Soalnya masih sangat dinamis, info yang saya dapat sampai detik ini terus berubah-ubah," tegasnya.
Ia memperkirakan proses pembekalan para menteri Prabowo akan dilangsungkan tertutup. Kendati demikian pihaknya memastikan Pemkot Magelang tetap senantiasa memberi support penuh terhadap kelancaran penyelenggaraan acara pembekalan menteri di Akmil.
Dukungan Pemkot diberikan dengan membersihkan, merapikan akses masuk Akmil. Juga memberi penyambutan resmi di jalan protokol.
"Tetapi prinsipnya kami memberikan dukungan penuh atas terselenggara acara di Akmil. Kami akan beri penyambutan," paparnya seraya menambahkan bahwa mengenai pengamanan selama acara berlangsung merupakan kewenangan banyak pihak keamanan dari TNI, Polri.
"Kalau yang acara tur-tur ke Borobudur kita gak terinfo juga ya. Itu kan wilayahnya sudah masuk Pemkab Magelang. Bukan kota lagi," ujar pria yang merangkap jadi Kepala Disnakertrans Jateng ini.
