Gibran Rakabuming Raka (dok. Tim Gibran Rakabumung)
Ia mengatakan beberapa pekerjaan rumah yang masih harus diselesaikan, di antaranya kasus stunting dan pendidikan. Menurut dia, untuk menyelesaikan kasus stunting ini harus dilakukan secara lintas OPD.
"Tidak hanya Dinas Kesehatan, jadi harus disiplin dengan pendekatan ke si anak yang kena stunting, ke keluarga, dan lingkungannya. Yang menkonsolidasi OPD-OPD itu kan mas wali. Kalau fokus sekarang ke Jakarta, bagaimana menangani stunting," katanya.
Selain itu, dari sisi pendidikan, dikatakannya, ada beberapa sekolah dasar negeri yang harus diregruping yang artinya ada indikasi bahwa masalah pendidikan belum selesai.
Lebih lanjut, Sugeng mengaku pernah memberikan masukan kepada Gibran agar melanjutkan jabatan sebagai Wali Kota Solo hingga dua periode, karena ia meyakini dengan dua periode maka akan banyak pekerjaan yang bisa selesai. "Kalau beliau tidak dua periode atau seperti sekarang pasti tidak optimal memimpin Solo," kata politisi PKS ini.
Hal yang sama juga diungkapkan oleh Ketua Fraksi PDIP DPRD Solo, YF Sukasno yang menyarankan Gibran untuk mundur dari kursi Wali Kota Solo.
"Karena apapun namanya kepala daerah sangat penting. Ini beberapa kali terbukti bahwa perda yang operasionalnya harus memakai perwali. Mungkin karena kesibukan beliau perwalinya belum ada. Sehingga tidak efektif," ungkap Sukasno,