Semarang, IDN Times - PT PLN (Persero) menyatakan kondisi pasokan listrik berangsur membaik seiring pulihnya salah satu pembangkit listrik berkapasitas besar yang sebelumnya mengalami gangguan operasional. Kini pemadaman bergilir di berbagai wilayah Pulau Jawa yang marak terjadi pekan lalu mulai diminimalisasi.
PLN Klaim Listrik Jawa Mulai Stabil, Kapan Pemadaman Benar-Benar Berakhir?

- PLN mengumumkan kondisi listrik Jawa membaik setelah pembangkit besar milik IPP berhasil dipulihkan dan kembali menyuplai daya, sehingga pemadaman bergilir mulai berkurang.
- Pasokan energi primer untuk pembangkit kini tersedia sesuai kebutuhan, didukung koordinasi erat antara PLN dan Kementerian ESDM guna menjaga stabilitas sistem kelistrikan Jawa.
- PLN melakukan pemantauan sistem selama 24 jam nonstop untuk memastikan keandalan pembangkit tetap terjaga serta meminimalkan risiko gangguan di masa mendatang.
1. Pembangkit milik IPP tersebut sudah berhasil dipulihkan

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan, pembangkit milik Independent Power Producer (IPP) tersebut telah berhasil dipulihkan dan kembali tersinkronisasi dengan sistem kelistrikan Jawa pada Minggu (21/6/2026) pukul 18.00 WIB. Tambahan daya dari pembangkit tersebut dinilai menjadi faktor penting dalam memperkuat cadangan pasokan listrik di sistem Jawa.
“Salah satu pembangkit besar yang sempat gangguan telah berhasil dipulihkan dan telah sinkron dengan sistem kelistrikan Pulau Jawa. Kini pembangkit tersebut mulai memasok listrik untuk menambah keandalan sistem kelistrikan di Pulau Jawa. Dengan demikian, pemadaman bergilir yang terjadi pada minggu lalu saat ini telah berhasil diminimalisasi,” ungkapnya dalam keterangan resmi, Selasa (23/6/2026).
Pemulihan tersebut menjadi kabar penting setelah masyarakat di sejumlah daerah di Jawa dalam beberapa hari terakhir menghadapi pemadaman bergilir akibat menurunnya cadangan daya sistem. PLN menegaskan fokus utama saat ini adalah mengembalikan keandalan sistem agar pemadaman tidak kembali meluas.
2. Pastikan pasokan bahan bakar pembangkit tersedia

Selain pembangkit yang kembali beroperasi, PLN juga memastikan pasokan energi primer yang menjadi bahan bakar pembangkit kini telah tersedia sesuai kebutuhan. Kondisi tersebut memungkinkan pembangkit beroperasi lebih optimal dan mempercepat proses normalisasi sistem.
“Kami ingin menyampaikan bahwa sistem kelistrikan di Pulau Jawa berangsur-angsur membaik. Pasokan energi primer yang sesuai spesifikasi yang dibutuhkan oleh pembangkit telah berjalan dengan lancar. Sehingga upaya penguatan pembangkit berjalan dengan baik,” kata Darmawan.
PLN menyebut koordinasi dengan pemerintah, khususnya Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), turut berperan dalam percepatan pemulihan sistem. Sinergi tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh rantai pasok ketenagalistrikan berjalan stabil di tengah tingginya kebutuhan listrik di Pulau Jawa.
3. PLN pantau perbaikan sistem selama 24 jam

Ke depan, PLN mengaku tidak ingin lengah. Perusahaan pelat merah itu kini melakukan pemantauan sistem selama 24 jam penuh, sekaligus memperkuat keandalan pembangkit dan memastikan pasokan energi primer tetap terjaga agar risiko gangguan dapat ditekan semaksimal mungkin.
“Kami terus memonitor upaya perbaikan sistem kelistrikan Pulau Jawa selama 24 jam, tujuh hari dalam seminggu, secara berkelanjutan. Kami melakukan upaya terbaik agar perbaikan yang telah berlangsung dapat terus terjaga dan ditingkatkan,” ujarnya.
PLN juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat pemadaman bergilir yang terjadi selama proses penanganan gangguan.
“Kami juga ingin memohon maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat akibat pemadaman bergilir yang terjadi pada minggu lalu,” tutup Darmawan.



















