Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

PLN Siapkan Pasokan Listrik Capai 7,95 GW saat Lebaran di Jateng DIY

PLN Siapkan Pasokan Listrik Capai 7,95 GW saat Lebaran di Jateng DIY
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (kanan) mendampingi Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia (tengah) berbincang dengan salah satu pengguna kendaraan listrik yang melakukan charging di SPKLU Rest Area Km 379A Batang, Jawa Tengah. (dok. PLN)
Intinya Sih
  • PLN memastikan sistem kelistrikan Jawa Tengah dan DIY aman selama Ramadan dan Idulfitri
  • 4.081 personel disiagakan dengan peralatan lengkap untuk mengamankan pasokan listrik dan layanan SPKLU
  • Jumlah SPKLU di Jawa Tengah dan DIY ditambah 6 kali lipat, total 307 unit tersebar di 215 lokasi
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Semarang, IDN Times - PT PLN (Persero) memastikan sistem kelistrikan di Jawa Tengah dan DI Yogyakarta (DIY) dalam kondisi aman dan cukup selama Ramadan dan Hari Idulfitri 1446 Hijriyah. PLN telah menyiapkan pasokan listrik dengan daya mampu mencapai lebih dari 7,95 GigaWatt (GW) dengan beban puncak sebesar 5,02 GW.

Dengan demikian, masih terdapat reserve margin sebesar 2,93 GW atau sekitar 58 persen.

1. Infrastruktur kelistrikan aman saat Lebaran

Petugas sedang mengecek kondisi SPKLU di salah satu rest area jalan tol. IDN Times/Debbie Sutrisno
Petugas sedang mengecek kondisi SPKLU di salah satu rest area jalan tol. IDN Times/Debbie Sutrisno

“Kami memastikan seluruh infrastruktur kelistrikan dalam kondisi aman selama periode Idulfitri 1446 H. Kami telah melakukan pengecekan menyeluruh, mulai dari pasokan energi primer, pembangkit, transmisi, distribusi, hingga personel,” kata Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo dalam keterangan resmi, Jumat (21/3/2025).

Selain itu, untuk mengamankan pasokan listrik dan layanan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Jawa Tengah, PLN menyiagakan total 4.081 personel yang dibekali peralatan lengkap berupa 97 unit genset, 158 unit gardu bergerak, 43 unit Uninterruptible Power Supply (UPS), 316 unit mobil, 439 unit motor, 75 unit kabel bergerak, dan 74 unit crane.

Selanjutnya, PLN telah mengantisipasi kenaikan pengguna EV pada momen mudik Lebaran kali ini. Untuk itu, SPKLU yang berada di area dengan kepadatan tinggi, jumlahnya terus ditambah dan dipantau oleh tim PLN.

2. Terjunkan 1.720 petugas di SPKLU

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia (kedua dari kanan) dan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Wihaji (ketiga dari kanan) menerima penjelasan walking gallery dari Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (kanan) terkait kondisi kelistrikan dan kesiapan SPKLU di wilayah Jateng dan DIY pada Kamis, (20/3) di SPKLU Rest Area Km 379A, Batang, Jawa Tengah. (dok. PLN)
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia (kedua dari kanan) dan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Wihaji (ketiga dari kanan) menerima penjelasan walking gallery dari Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (kanan) terkait kondisi kelistrikan dan kesiapan SPKLU di wilayah Jateng dan DIY pada Kamis, (20/3) di SPKLU Rest Area Km 379A, Batang, Jawa Tengah. (dok. PLN)

Khusus di wilayah Jawa Tengah dan DIY, PLN menambah jumlah SPKLU sebanyak enam kali lipat dari Lebaran tahun sebelumnya. Dengan begitu, saat ini telah tersedia sebanyak 307 unit SPKLU yang tersebar di 215 lokasi di Jawa Tengah dan DIY. Pada tiap-tiap lokasi ini, PLN juga menyediakan petugas yang siaga 24 jam membantu para pemudik dengan total 1.720 personel.

"Nah khusus di Rest Area Batang, kami tadi sudah mengecek bahwa antreannya sangat terjaga sekali. Kemudian, jumlah mobil listrik yang mudik diperkirakan akan meningkat lima kali lipat, karena itu jumlah SPKLU di wilayah Jateng - DIY kami tingkatkan lebih dari lima kali lipat," terangnya.

Selain 307 unit SPKLU yang tersebar di 215 lokasi di wilayah Jateng dan DIY, juga terdapat empat unit SPKLU Mobile dari total 12 unit di jalur mudik Trans Sumatra–Jawa untuk membantu pemudik pengguna mobil listrik yang mengalami kendala.

Adapun, secara nasional pada mudik lebaran tahun ini, PLN bersama para mitra menyiagakan sebanyak 1.000 unit SPKLU di 615 lokasi di jalur mudik Trans Sumatra dan Jawa. Pada cakupan nasional hingga saat ini, PLN dengan para mitra telah menyediakan total 3.558 unit SPKLU yang tersebar di 2.412 titik strategis seluruh tanah air. Layanan SPKLU ini bisa diakses melalui kontak emergency di aplikasi PLN Mobile atau call center 08-777-11-12-123.

3. Menteri ESDM pastikan infrastruktur kendaraan listrik

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia (tengah) didampingi Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (kanan) dan Tenaga Ahli Menteri ESDM Bidang Percepatan Infrastruktur Ketenagalistrikan, Rizal Calvary (kiri) menjelaskan bahwa fasilitas SPKLU di Jawa Tengah dan DIY dalam kondisi aman, dengan begitu pemudik yang melakukan mobilisasi dengan EV tidak perlu khawatir. (dok. PLN)
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia (tengah) didampingi Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (kanan) dan Tenaga Ahli Menteri ESDM Bidang Percepatan Infrastruktur Ketenagalistrikan, Rizal Calvary (kiri) menjelaskan bahwa fasilitas SPKLU di Jawa Tengah dan DIY dalam kondisi aman, dengan begitu pemudik yang melakukan mobilisasi dengan EV tidak perlu khawatir. (dok. PLN)

Sementara, di hari sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia didampingi Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo melakukan peninjauan ke SPKLU di Rest Area km 379A Batang, Jawa Tengah, Kamis (20/3/2025). Agenda ini bertujuan untuk memastikan kesiapan infrastruktur pendukung kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) dalam kondisi prima selama periode mudik Idulfitri 1446 Hijriyah.

Dalam kunjungan ini, Bahlil menegaskan bahwa fasilitas penunjang EV berupa SPKLU di Jawa Tengah dan DIY yang merupakan titik krusial mudik dalam kondisi aman. Dengan demikian, pemudik yang melakukan mobilisasi dengan EV tidak perlu khawatir.

"Kita melakukan pengecekan persiapan PLN dalam mudik dan hari raya. SPKLU kita untuk di Jawa Tengah (dan DIY) ada 307 unit. Jadi, saya jamin kepada saudara-saudara, masyarakat yang melakukan mudik dengan memakai kendaraan listrik tidak perlu ragu. Pemudik dari Jakarta atau Surabaya yang datang ke Jawa Tengah, per (sekitar) 20 kilometer charger-nya itu sudah ada," ujarnya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
ANGGUN PUSPITONINGRUM
EditorANGGUN PUSPITONINGRUM

Latest News Jawa Tengah

See More