Semarang, IDN Times - Tim Inafis Polrestabes Semarang melakukan prarekonstruksi di lokasi kejadian penembakan siswa SMK Negeri di Semarang oleh polisi, Selasa (26/11/2024). Prarekonstruksi tersebut digelar di tiga tempat, yakni Jalan Simongan, Jalan Mendut Utara, dan Jalan Candi Penataran Raya Kota Semarang.
Prarekonstruksi Siswa SMK yang Ditembak Polisi di Semarang

1. Prarekonstruksi di 3 lokasi
Dalam prarekonstruksi tersebut, polisi mendatangkan empat tersangka yang merupakan anggota gangster atau kreak. Dalam adegan prarekonstruksi, para kreak itu menunjukkan adegan saat kejadian terjadi.
Mereka membawa senjata tajam, berboncengan tiga orang, mengendarai kendaraan matic. Adegan pertama di Jalan Simongan Raya yang tak jauh dari Perumahan Paramount Village, kemudian menuju Jalan Mendut Utara depan Perumahan Bukit Panjangan Asri.
2. Penembakan di Jalan Candi Penataran Raya
Kemudian, di Jalan Candi Penataran Raya di depan Alfamart dan Masjid Al Amin, Bambankerep dimana menjadi lokasi penembakan polisi terhadap siswa SMK Negeri di Semarang berinisial GRO (17 tahun).
Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto menjelaskan, pihaknya bersama Polrestabes Semarang melaksanakan giat prarekonstruksi setelah kemarin menangkap para pelaku kreak yang terlibat dalam kejadian penembakan tersebut.
3. Tahap awal penyidikan
‘’Sembari memeriksa pelaku, saat ini kami sedang memastikan lokasi dari peristiwa yang terjadi di lapangan seperti apa,’’ ungkapnya saat ditemui IDN Times.
Menurut dia, kegiatan prarekonstruksi ini sebagai tahap awal untuk memperkaya pemahaman para penyidik terhadap kejadian yang terjadi.
‘’Sehingga, apa yang terjadi di lapangan betul-betul fakta. Tidak ada yang ditutupi dan transparan,’’ katanya.