Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Pulihkan Akses Literasi Anak Tamiang, Komipo Bangun 2 Perpustakaan

Pulihkan Akses Literasi Anak Tamiang, Komipo Bangun 2 Perpustakaan
PT Komipo Energy Indonesia bersama Yayasan Gugah Nurani Indonesia (GNI) membangun dua perpustakaan di sekolah dasar (SD) di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh untuk memulihkan akses literasi di sana. (dok. Komipo Energy)
Intinya Sih
  • PT Komipo Energy Indonesia dan Yayasan Gugah Nurani Indonesia membangun dua perpustakaan di SDN Babo dan SDN 01 Percontohan, Aceh Tamiang, untuk memulihkan akses literasi pascabanjir bandang.
  • Perpustakaan dirancang sebagai ruang belajar aman dan nyaman yang mendukung kegiatan membaca, belajar, serta pengembangan kreativitas anak-anak setelah proses pembelajaran terganggu bencana.
  • Kolaborasi antara perusahaan, organisasi non-profit, dan pemerintah dinilai penting agar pemulihan pendidikan berjalan cepat dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat budaya literasi di wilayah terdampak.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Semarang, IDN Times – PT Komipo Energy Indonesia bersama Yayasan Gugah Nurani Indonesia (GNI) membangun dua perpustakaan di sekolah dasar (SD) di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. Upaya pemulihan bagi anak-anak terdampak banjir bandang ini bertujuan untuk mengembalikan akses literasi di sana. 

1. Perpustakaan dirancang sebagai ruang belajar yang aman

perpustakaan, literasi, komipo, GNI
PT Komipo Energy Indonesia bersama Yayasan Gugah Nurani Indonesia (GNI) membangun dua perpustakaan di sekolah dasar (SD) di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh untuk memulihkan akses literasi di sana. (dok. Komipo Energy)

Dua perpustakaan tersebut dibangun di SDN Babo dan SDN 01 Percontohan, sekolah yang terdampak banjir bandang pada November 2025. Kedua fasilitas diresmikan pada 23 Juni 2026.

Berbeda dengan fokus rekonstruksi yang umumnya mengutamakan perbaikan gedung sekolah, program ini diarahkan untuk memulihkan akses literasi anak-anak di wilayah pedalaman Aceh Tamiang yang sempat terganggu akibat bencana.

Perpustakaan dirancang sebagai ruang belajar yang aman dan nyaman, sekaligus menjadi pusat aktivitas membaca, belajar, dan pengembangan kreativitas siswa setelah proses pembelajaran terdampak banjir.

Presiden Direktur PT Komipo Energy Indonesia, Yang Soo Lim mengatakan, investasi pada pendidikan menjadi bagian penting dari proses membangun kembali kehidupan masyarakat setelah bencana.

‘’Penyediaan fasilitas literasi ini diharapkan dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi anak-anak untuk kembali belajar secara optimal dan mempersiapkan masa depan mereka,’’ katanya dalam keterangan resmi, Rabu (1/7/2026).

2. Anak-anak butuh ruang belajar

perpustakaan, literasi, komipo, GNI
PT Komipo Energy Indonesia bersama Yayasan Gugah Nurani Indonesia (GNI) membangun dua perpustakaan di sekolah dasar (SD) di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh untuk memulihkan akses literasi di sana. (dok. Komipo Energy)

Sementara, Direktur Eksekutif Yayasan Gugah Nurani Indonesia, Fransisca Sianturi, menilai pemulihan pendidikan tidak cukup hanya dengan memperbaiki bangunan yang rusak.

‘’Anak-anak juga membutuhkan ruang belajar yang mampu membangkitkan kembali semangat membaca dan belajar setelah mengalami situasi darurat,’’ ungkapnya.

Ia menyebut kolaborasi antara dunia usaha, organisasi non-profit, dan pemerintah menjadi salah satu faktor penting dalam memastikan pemulihan pendidikan berjalan lebih cepat dan berkelanjutan, khususnya di wilayah terdampak bencana.

Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang turut mengapresiasi pembangunan fasilitas tersebut. Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Tamiang, Sepriyanto berharap, kehadiran perpustakaan baru dapat memperkuat budaya literasi sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran di kedua sekolah.

3. Fokus pada pemulihan akses literasi

perpustakaan, literasi, komipo, GNI
PT Komipo Energy Indonesia bersama Yayasan Gugah Nurani Indonesia (GNI) membangun dua perpustakaan di sekolah dasar (SD) di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh untuk memulihkan akses literasi di sana. (dok. Komipo Energy)

Selain dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, peresmian juga diikuti kepala sekolah SDN Babo Ahmad dan Kepala SDN 01 Percontohan Nurdi.

Program pembangunan perpustakaan ini menjadi bagian dari tanggung jawab sosial PT Komipo Energy Indonesia di bidang pendidikan. Bersama Yayasan Gugah Nurani Indonesia, perusahaan memilih fokus pada pemulihan akses literasi sebagai salah satu kebutuhan yang sering kali belum menjadi prioritas pada tahap awal penanganan pascabencana.

Melalui dua perpustakaan baru tersebut, anak-anak di Aceh Tamiang diharapkan tidak hanya kembali memiliki tempat untuk membaca, tetapi juga memperoleh ruang belajar yang mendukung proses pemulihan psikososial dan keberlanjutan pendidikan setelah bencana.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Bandot Arywono
EditorBandot Arywono

Latest News Jawa Tengah

See More