Semarang, IDN Times - Dua kereta api batal berangkat menyusul adanya bencana banjir yang menerjang sebagian wilayah Kabupaten Grobogan. Daop 4 Semarang menginformasikan bahwa banjir di Grobogan pagi ini juga merendam bantalan rel kereta api tepat di KM 32+5/7 antara Stasiun Gubug sampai Stasiun Karangjati.
Kedua kereta api yang batal berangkat hari ini ialah KA Kedungsepur dan KA Ambarawa Ekspres.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo menuturkan, KA Kedungsepur yang batal berangkat yaitu nomor rangkaian 546/545 jurusan Stasiun Poncol-Ngrombo PP dan KA Ambarawa Ekspres dengan nomor rangkaian 230/233 jurusan Stasiun Poncol -Surabaya Pasarturi PP.
"KAI mohon maaf atas pembatalan perjalanan kereta api imbas banjir yang saat ini terjadi," kata Franoto, Selasa (21/1/20025).
Ia berkata bagi calon penumpang dua kereta api itu yang terdampak pembatalan perjalanan nantinya tetap dapat membatalkan tiketnya di stasiun.
Untuk uang tiketnya akan dikembalikan 100 persen di luar biaya pemesanan.
Saat ini, KAI Daop 4 Semarang telah melakukan upaya penanganan dalam mengatasi luapan air di lokasi terdampak.
Proses penanganan terus dilakukan secara intensif agar jalur dapat segera digunakan kembali.
Untuk mengutamakan keselamatan, pihaknya memilih mengalihkan rute perjalanan kereta. "KAI berkomitmen untuk mengutamakan keselamatan penumpang dan perjalanan KA imbas dari luapan air yang terjadi saat ini' ujar Franoto
Adapun pengalihan rute kereta api berlaku untuk jalur dari Surabaya menuju Semarang yakni semula melalui jurusan Surabaya-Cepu-Gubug- Brumbung-Semarang, sementara dialihkan menjadi Surabaya - Cepu - Gambringan - Gundih - Kedungjati - Brumbung - Semarang.
Begitu juga sebaliknya semua kereta yang semula rutenya Semarang- Brumbung-Gubug-Cepu-Surabaya dialihkan rutenya menjadi Semarang-Brumbung-Kedungjati-Gundih-Gambringan-Cepu-Surabaya.
Kereta api pertama yang menerapkan pola operasi jalan memutar ini adalah KA No. 227 Blora Jaya dengan relasi Cepu menuju Stasiun Poncol.
Untuk selanjutnya, KA yang akan menerapkan pola operasi pengalihan rute antara lain KA 61 Sembrani menjadi relasi Surabaya-Gambringan-Gundih- Semarang-Jakarta dan KA Argo Bromo Anggrek menjadi relasi Surabaya-Madiun-Stasiun Solo Jebres-Semarang-Jakarta.
"Kami akan terus memantau perkembangan di lapangan dan akan memberikan pembaruan informasi secara berkala," tukasnya.
