Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Rel Gubug-Karangjati Terendam Banjir, Perjalanan KA Dialihkan

Rel Gubug-Karangjati Terendam Banjir, Perjalanan KA Dialihkan
Petugas mengukur ketinggian air banjir yang merendam rel Gubug-Karangjati. (IDN Times/Dok Daop 4 Semarang)
Share Article

Grobogan, IDN Times - Sejumlah kereta api tidak bisa melanjutkan perjalanan lantaran banjir merendam ruas jalur perlintasan petak antara Stasiun Gubug dan Stasiun Karangjati Grobogan. PT KAI Daop 4 Semarang menyatakan ada empat kereta barang dan satu KA Blora Jaya jurusan Cepu-Stasiun Poncol Semarang yang tertahan karena tidak bisa melewati rel yang terendam banjir di Stasiun Gubug. 

"Sementara ada 4 KA Barang dan 1 KA Penumpang Blora jaya relasi Cepu- Semarang Poncol yang tertahan," kata Franoto Wibowo, Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang, Selasa (21/1/2025). 

Agar dapat menyiasati perjalanan kereta api, pihaknya berusaha melakukan pengalihan rute melalui skema rekayasa pola operasi jalan memutar. 

Kereta api dari Surabaya menuju Semarang yang semula melalui rute Surabaya-Cepu-Gubug-Brumbung-Semarang, sementara dialihkan menjadi Surabaya-Cepu-Gambringan-Gundih-Kedungjati-Brumbung-Semarang.

"Begitu juga sebaliknya KA-KA yang semula rute Semarang-Brumbung- Gubug- Cepu-Surabaya dialihkan rutenya menjadi Semarang-Brumbung-Kedungjati-Gundih-Gambringan-Cepu- Surabaya," tuturnya. 

Kereta api pertama yang menerapkan pola operasi jalan memutar ini adalah KA Nomor 227 Blora Jaya dengan relasi Cepu - Semarang Poncol.

Lebih lanjut lagi, guna mempercepat penanganan, pihaknya mengerahkan 1 rangkaian kereta api pengangkut batu kricak beserta material lainnya seperti pasir, bantalan rel, dan besi.

Material ini digunakan oleh petugas prasarana KAI Daop 4 Semarang untuk memperbaiki jalur dan mengatasi luapan air di lokasi terdampak. Proses penanganan terus dilakukan secara intensif agar jalur dapat segera digunakan kembali.

Pihaknya pun menginformasikan bahwa perjalanan kereta api terganggu akibat banjir yang terjadi di Km 32+5/7 pada petak jalan antara Stasiun Gubug dan Stasiun Karangjati, wilayah Kabupaten Grobogan.

Untuk memastikan keselamatan perjalanan kereta api, pada pukul 04.44 WIB, jalur tersebut ditutup sementara karena genangan air mencapai ketinggian 20 sentimeter dan telah menutupi rel.

Puluhan petugas KAI, alat berat serta material batu kricak dan lainnya dikerahkan untuk menangani luapan air dan membersihkan sampah yang terbawa banjir, yang berpotensi menghambat operasional jalur kereta api. Proses penanganan dilakukan secara intensif agar jalur dapat segera digunakan kembali.

PT KAI Daop 4 Semarang terus memantau kondisi di lokasi dan akan memberikan pembaruan informasi terkait perkembangan penanganan banjir kepada masyarakat.

"Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan kereta api atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat gangguan perjalanan ini. KAI berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik dan memastikan keselamatan serta keamanan perjalanan kereta api tetap menjadi prioritas utama," paparnya. 

"Untuk informasi lebih lanjut, pelanggan dapat menghubungi Contact Center KAI di 121 atau melalui aplikasi Access by KAI," tandanya. 



Share Article
Topics
Editorial Team
Fariz Fardianto
Bandot Arywono
Fariz Fardianto
EditorFariz Fardianto

Latest News Jawa Tengah

See More

Cara Menyimpan Tahu Putih di Kulkas agar Tidak Asam dan Berlendir

31 Mei 2026, 18:00 WIBNews