Retreat Seminggu, Bupati Lembata Bawa Obat Asam Lambung dan Parasetamol

Magelang, IDN Times - Rombongan Gubernur NTT bersama seluruh bupati dan walikota di wilayahnya menempuh perjalanan berhari-hari untuk mengikuti retreat ke Akmil Magelang. Salah satu yang ikut rombongan adalah Bupati Lembata Petrus Kanisius II.
"Pak Bupati Petrus kemarin habis pelantikan di istana negara lalu mengikuti seremonial bersama keluarga dan pendukungnya di Jakarta. Kemudian jam 12 malam tadi berangkat ke Magelang naik bus. Dia satu rombongan dengan semua kepala daerah dari NTT dan juga gubernur NTT," kata Steven, seorang pegawai dari tim media Pemkab Lembata saat berbincang dengan IDN Times di depan Akmil, Jumat (21/2/2025).
Ia mengatakan perjalanan dari Jakarta menuju Akmil ditempuh kurang lebih delapan jam melewati jalur darat. Keputusan menggunakan bus sudah sesuai arahan dari panitia retreat kepala daerah.
"Keputusannya sudah dari sana," tambahnya.
Bupati Lembata Petrus Kanisius mengikuti retreat mulai hari ini sampai tanggal 28 Februari nanti. Di hari terakhir retreat 28 Februari, Wakil Bupati Lembata Muhammad Nasir juga ikut bergabung.
"Jadi pak bupati hari ini sampai selesai. Terus hari terakhir pak wakil bupati ikut nyusul ke Akmil gabung di penutupan acara," katanya.
Vincent Endang, tim media dari Bupati Lembata mengaku sang bupati berangkat retreat sejak dua hari lalu atau Rabu kemarin. Dari Lembata, Bupati Petrus naik Wings Air selama 45 menit menuju Bandara El Tari Kupang.
Dari Bandara El Tari, Bupati Petrus lalu naik Batik Air untuk melanjutkan perjalanan selama dua jam menuju Jakarta guna mengikuti pelantikan kepala daerah yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
"Saya dapat kabar infonya Pak Bupati sudah sampai Magelang. Transit dulu di Hotel Puri Asri dekat Akmil. Jam dua siang nanti baru lanjut ke Akmil," katanya.
Selama retreat, pihak tim media Bupati Petrus sudah diminta menyiapkan segala keperluan bagi sang bupati. Pihaknya membawa sekoper berisi beberapa stel pakaian. Pakaian yang dibawa Bupati Petrus berupa kaos dan celana training, kemeja putih, hitam dan beberapa baju motif.
"Kita juga disuruh bawakan seragam komcad," katanya sambil menunjukkan tas loreng cokelat bertuliskan Bupati Lembata.
Kemudian keperluan lainnya yang dibawa ada juga sepasang sepatu dan obat-obatan. Ia juga mengatakan Bupati Petrus juga meminta dibawakan obat asam lambung dan parasetamol.
"Ini di koper satunya sudah ada parasetamol dan obat asam buat lambung," akunya.



















