Semarang, IDN Times - Tim Cyborg Insect Fakultas Teknik Universitas Diponegoro (Undip) mendemonstrasikan robot berbentuk kecoa di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Mereka menunjukkan inovasi teknologi roach-detect yang tersemat di robot bisa membantu proses pencarian dan penyelamatan korban di lokasi bencana yang sulit dijangkau manusia.
Robot Kecoa Undip Unjuk Kebolehan Tangani Korban Bencana di BNPB

1. Tim Cyborg Insect Undip terima undangan BNPB
Tim Cyborg Insect bersama Rektor Undip, Prof. Suharnomo menerima undangan dari BNPB usai robot kecoa berhasil meraih Gold Award dan Spesial Award di Malaysia Technology Expo (MTE).
Robot kecoa merupakan hasil riset multidisiplin yang melibatkan bidang teknik, robotika, dan kecerdasan buatan dari mahasiswa Fakultas Teknik Undip, jurusan Teknik Mesin dan Teknik Elektro.
Dengan ukuran yang kecil dan kemampuan bergerak di ruang sempit, robot ini mampu masuk ke celah reruntuhan bangunan untuk mendeteksi keberadaan korban serta mengirimkan data secara real-time kepada tim penyelamat.
2. Demonstrasikan kemampuan robot kecoa
Dalam peragaan tersebut, Inovator Undip, Mochammad Ariyanto, Ph.D mendemonstrasikan kemampuan robot kecoa dalam menavigasi area simulasi bencana, termasuk melewati rintangan sempit, medan tidak rata, dan kondisi minim cahaya.
Robot dilengkapi sensor, kamera mikro, serta sistem komunikasi yang memungkinkan pengiriman gambar dan informasi kondisi lapangan secara langsung.
Ariyanto sendiri merupakan lulusan doktor dari University of Osaka pada tahun 2024 dan hingga saat ini sebagai dosen tamu universitas tersebut.
3. Tingkatkan efektivitas operasi pencarian dan penyelamatan
Rektor Undip Prof. Suharnomo mengatakan, pengembangan robot ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) menemukan survivor.
‘’Teknologi ini diharapkan dapat menjadi solusi inovatif dalam penanganan bencana di Indonesia yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap gempa bumi, longsor, dan bencana lainnya,’’ katanya, Sabtu (9/5/2026).
Selanjutnya, Kepala BNPB, Suharyanto mengapresiasi dan menyambut baik inovasi tersebut. Pihaknya membuka peluang kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga pemerintah untuk memperkuat kekuatan nasional dalam mitigasi dan penanggulangan bencana.
Sementara, ke depan Undip berkomitmen untuk terus mengembangkan teknologi robot kecoa yang adaptif dan aplikatif untuk memperluas peluang kerja sama dengan berbagai pihak guna mendukung keselamatan dan membantu korban bencana.