Semarang, IDN Times - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak Keswan) Jawa Tengah menemukan fenomena panic buying yang dialami para peternak sapi di tengah merebaknya wabah penyakit kuku dan mulut (PMK). Beberapa hari terakhir terdapat sejumlah peternak sapi yang berduyun-duyun menjual sapi piarannya dengan harga sangat murah untuk menghindari dampak penularan PMK.
"Rata-rata di Jawa Tengah yang terkena penularan PMK yakni dari sapi pedaging atau sapi potong. Karena hewan tersebut sering dilalulintaskan antar pasar hewan. Contohnya kalau saat pasaran Pon tidak laku di Wonogiri, peternak kemudian membawa ternak sapinya ke Boyolali atau Sragen saat pasaran Wage," kata Pelaksana Tugas Kepala Disnak Keswan Jateng, Ignasius Haryanta Nugraha saat ditemui IDN Times di ruang kerjanya, lantai dua Kantor Disnak Keswan Jateng Kompleks Perkantoran Tarubudaya Ungaran, Rabu (8/1/2025).
