Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Getaran Gempa Pacitan Terasa di Semarang, Jalur dan Jembatan KA Masih Aman

IMG-20260206-WA0005.jpg
Suasana Stasiun Tawang Semarang saat malam hari. (IDN Times/Dok Humas Daop 4 Semarang)
Intinya sih...
  • Jalur dan jembatan kereta api di Daop 4 Semarang aman dilintasi meski terkena dampak getaran gempa Pacitan.
  • Ada 14 KA di wilayah Daop 4 yang harus Berhenti Luar Biasa, termasuk 10 KA penumpang dan 4 KA barang.
  • KAI Daop 4 Semarang berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan transportasi yang aman, andal, dan senantiasa mengutamakan keselamatan penumpang.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Semarang, IDN Times - Sejumlah jalur perlintasan dan jembatan kereta api yang ada di wilayah Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang dinyatakan aman dilintasi meski terkena dampak getaran gempa Pacitan yang merembet ke Kota Semarang.

Berdasarkan hasil pemeriksaan petugas di lapangan, kondisi prasarana perkeretaapian termasuk jalur KA di wilayah yang merasakan gempa dinyatakan aman pada pukul 02.16 WIB.

"Selama masa pengecekan kondisi prasarana, ada 14 KA di wilayah Daop 4 yang harus Berhenti Luar Biasa, yaitu 10 KA penumpang dan 4 KA barang," kata Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif dalam keterangan yang diterima IDN Times, Jumat (6/2/2026).

Luqman menegaskan bahwa keselamatan perjalanan kereta api dan penumpang merupakan prioritas utama KAI dalam setiap kondisi operasional.

“Setiap potensi risiko harus dipastikan aman terlebih dahulu sebelum perjalanan kereta api kembali dioperasikan,” tegasnya.

KAI Daop 4 Semarang menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul akibat langkah pengamanan tersebut. KAI terus melakukan pemantauan dan pemeriksaan di lapangan serta akan menyampaikan informasi terbaru kepada masyarakat sesuai dengan perkembangan kondisi prasarana dan operasional perjalanan kereta api.

KAI berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan transportasi yang aman, andal, dan senantiasa mengutamakan keselamatan penumpang.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa sesaat setelah gempa dirasakan, KAI langsung melakukan koordinasi dengan unit terkait.

“Pada pukul 01,09 WIB, KAI Daop 4 Semarang segera berkoordinasi dengan unit terkait. Seluruh perjalanan kereta api di wilayah tersebut dilakukan Berhenti Luar Biasa (BLB) untuk menunggu laporan dari petugas mengenai kondisi prasarana,” ujar Luqman.

Penghentian sementara perjalanan kereta api dilakukan untuk memastikan jalur rel, jembatan, serta seluruh prasarana perkeretaapian berada dalam kondisi aman dan layak dilalui sebelum operasional kembali dijalankan.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Bandot Arywono
EditorBandot Arywono
Follow Us

Latest News Jawa Tengah

See More

Menag Ungkap Ilmu Tasawuf Mampu Jinakan Pikiran Liar Manusia

06 Feb 2026, 17:16 WIBNews