Sering Dibelai dan Diajak Lari-lari, Bruno Juara Kontes Domba Ekstrem

- Kontes domba ekstrem digelar Distanak Jawa Tengah di Kompleks Tarubudaya Semarang dengan ribuan peserta dari berbagai jenis domba.
- Domba bernama Bruno milik Aditya Bayu Purnomo memenangkan kategori Domba Jantan Poel berkat perawatan rutin, kebersihan kandang, dan kasih sayang.
- Sekda Jateng Sumarno menegaskan pentingnya peran peternak sebagai ujung tombak pengembangan ternak dan pencapaian swasembada daging nasional.
Semarang, IDN Times - Kontes domba ekstrem diselenggarakan Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Jawa Tengah hari ini, Jumat (22/6/2026) di lapangan Kompleks Tarubudaya Kabupaten Semarang.
Ada ribuan domba berbagai jenis yang dilombakan dalam kontes tersebut. Uniknya, ada sejumlah domba yang ikut lomba kategori berpenampilan menarik. Seperti domba paling ganteng atau yang paling gagah.
Dalam kontes tersebut, seekor domba seberat 152 kilogram bernama Bruno dinobatkan sebagai pemenang kontes kategori Domba Jantan Poel.
Aditya Bayu Purnomo, sang pemilik domba Bruno mengaku antusias mengikuti jalannya kontes hari ini.
Ia bangga karena Bruno yang selama ini menjadi kesayangannya bisa jadi juara pertama untuk kategori Domba Jantan Poel.
"Kuncinya memelihara dengan kasih sayang," kata Adit.
Bruno sering diajak lari

Bruno saat kontes berlangsung memang menunjukkan penampilan yang mengesankan. Tubuhnya yang putih bersih benar-benar membuatnya tampak menggemaskan.
Sekilas penampilan Bruno mirip serial animasi Shaun The Seep yang digemari anak-anak.
Menurut Adit untuk memenangkan Bruno, dirinya telah menyiapkan segalanya. Utamanya Bruno kerap diajak lari-lari dan rutin dimandikan.
"Kadang diajak lari dan dimandikan," ujarnya.
Rutin membersihkan kandang Bruno dan diberi protein

Selain itu, dirinya juga senantiasa rutin memberikan pakan terbaik untuk Bruno. Yang terpenting bagi Adit, kandang Bruno musti dibersihkan saban hari.
Tak cuma itu, kunci utamanya adalah memelihara domba dengan kasih sayang.
"Selain itu kebersihan kandang, pakan, serat dan protein kita seimbangkan dan perawatan kasih sayang," akunya.
Peternak jadi ujung tombak pengembangan industri peternakan Jateng

Saat melihat langsung kontes domba ekstrem, Sekda Jateng, Sumarno memberikan apreasiasi yang tinggi terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Menurutnya, peternak dan inseminator merupakan ujung tombak dalam mengembangkan ternak di Jawa Tengah agar lebih efisien dan berkualitas.
Menurut dia, swasembada daging di Indonesia masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Oleh karenanya, dibutuhkan dukungan dari semua pihak, terutama peternak. Karena mereka pelaku utama untuk menuju swasembada daging di Indonesia.


















