Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Kisah Yus, Pakai Ramuan Ajaib Buat Gemukan Sapi Kurban di Semarang

Kisah Yus, Pakai Ramuan Ajaib Buat Gemukan Sapi Kurban di Semarang
Jamu dan pakan ternak diberikan buat sapi kurban. (IDN Times/bt)
Intinya Sih
  • Yus Prasetya di Kandang Berkah Beef MAS Semarang gunakan ramuan jamu alami seperti kunyit, kencur, garam, dan jahe untuk tingkatkan nafsu makan serta metabolisme sapi kurban.
  • Rata-rata kenaikan bobot sapi mencapai 1–1,6 kilogram per hari berkat pemberian pakan bergizi lengkap dan pemantauan rutin melalui penimbangan bulanan.
  • Kandang Beef MAS juga terapkan isolasi awal, perawatan luka dengan antiseptik alami, serta manfaatkan pakan alternatif dari limbah pertanian demi jaga kesehatan sapi kurban.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Semarang, IDN Times - Perayaan Idul Adha 1447 Hijriyah tahun ini dipastikan berada dalam anomali cuaca yang sangat ekstrem. Utamanya di Kota Semarang, cuaca yang kerap terasa panas menyengat saat siang, tiba-tiba jadi hujan deras saat malam. 

Untuk menyiasati cuaca ekstrem di Kota Lunpia, sejumlah pemilik kandang ternak membuka jasa penggemukan sapi kurban

Salah satunya terletak di kompleks area Pasar Induk MAJT–MAS, Jalan Arteri Soekarno Hatta Tlogosari. 

Siang itu, kandang penggemukan sapi bernama Berkah Beef MAS sedang lengang. Seluas mata memandang yang terlihat berupa hamparan kandang kandang yang dipenuhi kawanan sapi kurban. 

Yus Prasetya tampak sibuk keliling kandang buat memberi pakan ke sapi-sapi kurban. Kondisi sapi relatif gemuk. Sekilas memang bugar. 

Yus bilang untuk menambah nafsu makan, sapi kurban di kandangnya rutin diberi asupan ramuan jamu berbahan alami. Macam kunyit yang dicampue kencur, garam dan jahe. 

"Fungsinya supaya pencernaan lebih baik, jadi penyerapan makanannya juga maksimal. Perkembangan bobot sapi dipantau secara rutin melalui penimbangan minimal satu kali setiap bulan," aku  Koordinator Kandang Berkah Beef MAS ini. 

Yus juga senantiasa telaten membuatkan jus berbahan empon-empon untuk menjaga metabolisme sapi kurban saat suhu dingin di malam hari. 

Minuman jus ia berikan saban pagi hari. Ia pun senang karena sapi kurban di kandang Beef MAS saban hari tubuhnya tambah gemuk. 

"Rata-rata kenaikan bobot mencapai 1 hingga 1,6 kilogram per hari, bahkan dalam kondisi tertentu bisa menyentuh 2 kilogram per hari," urainya. 

Pemilik kandang juga layani pengobatan luka pada sapi kurban

Tak berhenti di situ saja, Yus pun memberlakukan standar kesehatan yang ketat untuk mencegah penyakit yang rentan menyerang sapi kurban. 

Ia menjelaskan proses penggemukan sapi dilakukan dengan mengelola pakan yang memadai serta nutrisi yang harus terpenuhi supaya pertumbuhan sapi sesuai target.

"Seluruh kebutuhan nutrisi sapi dipastikan terpenuhi, mulai dari karbohidrat, mineral, vitamin, hingga tambahan probiotik untuk menjaga sistem pencernaan. Jadi kita benar-benar perhatikan pakannya," terangnya. 

Zainal Arifin yang didampuk jadi Dewan Pengarah Kandang berkata di kandang Beef MAS, tak hanya berfungsi menggemukkan sapi kurban. Melainkan juga jadi jasa penitipan dan jual beli sapi kurban. 

Biasanya setiap sapi yang baru datang pasti diisolasi. Isolasi dijalani sapi-sapi kurban selama seminggu sebelum dicampur dengan populasi lain.

“Begitu masuk kita isolasi dulu, tidak dicampur dengan sapi lama. Setelah masa adaptasi, sapi diberikan suntikan obat cacing, vitamin, serta obat penguat untuk mengurangi stres dan meningkatkan daya tahan tubuh," ungkapnya.

Buat sapi yang punya luka ringan juga mendapatkan perawatan khusus menggunakan obat antiseptik berbahan minyak tawon, alkohol, dan disinfektan.

“Campuran itu kita gunakan untuk luka supaya cepat kering dan tidak mengundang lalat. Selain perawatan kesehatan, kandang juga memanfaatkan pakan alternatif dari limbah pertanian seperti jerami fermentasi, ampas tempe, hingga ampas kedelai yang kaya protein," katanya.

Dengan berbagai perawatan intensif, kandang penggemukan Beef MAS diharapkan mampu menjaga kualitas sapi kurban sekaligus memastikan ketersediaan hewan kurban yang sehat bagi umat Muslim.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dhana Kencana
EditorDhana Kencana

Latest News Jawa Tengah

See More