- Sortir Terlebih Dahulu
- Pisahkan bawang merah yang sudah lembek, cacat, berlubang, atau mulai bertunas agar tidak menularkan pembusukan ke bawang lain yang masih sehat.
- Jangan Dicuci
- Hindari mencuci bawang merah sebelum disimpan karena dapat memicu kelembapan berlebih yang membuat bawang mudah membusuk atau benyek. Jika bawang agak lembap, jemur atau angin-anginkan terlebih dahulu di atas koran selama beberapa jam sampai benar-benar kering.
- Potong Sedikit Akarnya
- Potong sedikit bagian akar untuk mencegah bawang cepat bertunas.
Trik Menyimpan Bawang Merah dengan Kertas Koran Agar Awet Berbulan-bulan

- Menyimpan bawang merah dengan kertas koran efektif mencegah tunas dan pembusukan karena mampu menyerap kelembapan serta melindungi dari cahaya langsung.
- Langkah penting mencakup menyeleksi bawang sehat, tidak mencucinya, menggunakan wadah berongga berlapis koran, serta menjaga sirkulasi udara agar tetap kering.
- Hindari penyimpanan dalam plastik, kulkas, atau bersama kentang dan bawang putih; simpan di tempat sejuk, kering, dan gelap untuk menjaga kualitas bawang lebih lama.
Menjaga kesegaran bumbu dapur sering kali menjadi tantangan tersendiri bagi para ibu rumah tangga maupun pelaku usaha kuliner. Menyimpan bawang merah menggunakan kertas koran merupakan langkah efektif untuk mencegah tumbuhnya tunas dan pembusukan.
Kertas koran berfungsi menyerap kelembapan berlebih di udara serta kelembapan alami di sekitar bawang, sekaligus melindunginya dari paparan cahaya langsung.
Berikut adalah panduan lengkap dan trik tepat menggunakan kertas koran agar bawang merah tetap segar serta awet hingga berbulan-bulan:
1. Tahap persiapan awal

2. Langkah menyimpan dengan kertas koran

- Lapisi Wadah Berongga
- Gunakan wadah yang memiliki lubang udara seperti keranjang bambu, keranjang plastik berlubang, besek, atau tampah bambu. Sirkulasi udara menjadi kunci utama agar bawang tetap kering. Lapisi bagian bawah wadah dengan 1–2 lembar kertas koran.
- Tebar dan Jangan Menumpuk
- Tata bawang merah di atas lapisan koran secara merata. Hindari menumpuk bawang terlalu tinggi agar sirkulasi udara di sela-sela bawang tetap terjaga.
- Opsi Bungkus Rapi
- Alternatif lain adalah membungkus bawang menggunakan lembaran kertas koran per ikat atau per genggam untuk mempermudah pengambilan saat diperlukan.
- Tutup Longgar
- Tutup bagian atas wadah dengan selembar kertas koran secara longgar guna melindunginya dari debu, tanpa menahan aliran udara keluar-masuk.
3. Pantangan utama saat menyimpan bawang merah

- Jangan Masuk Kantong Plastik
- Menyimpan bawang di dalam wadah atau kantong plastik tertutup akan memerangkap kelembapan, membuat bawang "berkeringat", dan memicu jamur serta pembusukan dalam hitungan hari.
- Jangan Dicampur Bawang Putih atau Kentang
- Hindari menyimpan bawang merah dalam satu wadah yang sama dengan kentang atau bawang putih. Kentang melepaskan gas etilen dan kelembapan tinggi yang bisa mempercepat bawang merah bertunas. Di sisi lain, bawang merah juga melepaskan gas etilen yang dapat mempercepat pembusukan pada bawang putih. [perlu klarifikasi: teks asli mengandung kontradiksi mengenai komoditas mana yang merusak satu sama lain akibat etilen, maka makna aman dipertahankan dengan tidak mencampur ketiganya].
- Jauhkan dari Kulkas
- Suhu dingin dan lembap di dalam kulkas (chiller) justru akan mengubah pati dalam bawang menjadi gula, sehingga menjadikannya cepat lembek dan berjamur.
- Pilih Lokasi yang Tepat
- Letakkan keranjang di tempat suhu ruangan yang sejuk, kering, dan gelap. Jauhkan dari area dekat kompor atau wastafel yang suhunya berubah-ubah dan lembap.
Menerapkan metode penyimpanan yang benar akan membantu menghemat pengeluaran dapur karena bahan masakan tidak terbuang sia-sia.
Praktikkan trik mudah ini di rumah sekarang juga agar persediaan bumbu dapur selalu siap digunakan dalam kondisi prima.


















