Mengenal Dinusverse, Platform Pembelajaran Virtual ala Gen Z Semarang

- Universitas Dian Nuswantoro Semarang meluncurkan Dinusverse, platform pembelajaran virtual berbasis Roblox untuk menciptakan pengalaman belajar interaktif dan menyenangkan bagi mahasiswa.
- Dinusverse menghadirkan tiga pilar utama—Legacy of Knowledge, Campus Community, dan Future Innovation—melalui dunia virtual dengan area seperti Virtual Classroom dan Innovation Lab.
- Inovasi ini diapresiasi oleh Ketua ASPRODI DKV Indonesia karena menunjukkan kolaborasi lintas disiplin antara desain komunikasi visual, animasi, dan teknologi digital dalam memperkuat mutu pendidikan.
Semarang, IDN Times - Platform pembelajaran berbasis virtual world hadir di Kota Semarang. Adalah kampus Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang yang menciptakan platform unik tersebut untuk menunjang sistem belajar para mahasiswa agar tidak membosankan.
Rektor Udinus, Prof Pulung Nurtantio Andono, mengungkapkan, inovasi tersebut dibangun menggunakan platform Roblox yang memungkinkan mahasiswa mengikuti berbagai kegiatan kampus. Dinusverse bisa dipakai untuk menjelajahi lingkungan kampus, mengikuti kelas virtual, berinteraksi dalam komunitas, hingga mengembangkan proyek inovatif.
“Dinusverse bagian dari pengembangan next generation learning experience platform yang kami bangun bersama mahasiswa lintas disiplin, mulai dari DKV, Animasi, hingga Informatika," ujar Pulung dalam keterangan yang diterima IDN Times, Kamis (21/6/2026).
Platform Dinusverse, menurutnya tak cuma memanfaatkan pendekatan game bukan hanya sebagai sarana hiburan. Melainkan sebagai media edukasi yang lebih fun, interaktif, dan relevan dengan karakter generasi digital saat ini.
Pulung juga menyebut bahwa Dinusverse dikembangkan sebagai ruang pembelajaran impresif yang memungkinkan aktivitas perkuliahan berbasis virtual.
"Ini termasuk interaksi komunitas, hingga sistem penghargaan mahasiswa dilakukan dalam ekosistem virtual berbasis teknologi," urainya.
Mengusung tema Udinus Learning Experience Platform with Project-Based University, Dinusverse hadir sebagai bentuk transformasi digital terhadap pengalaman belajar yang interaktif, kolaboratif, dan berbasis proyek melalui ekosistem virtual.
Untuk Dinusverse memiliki tiga pilar utama, yakni Legacy of Knowledge, Campus Community, dan Future Innovation. Ketiga elemen tersebut diwujudkan melalui dunia virtual interaktif yang dilengkapi berbagai area yang bisa dikunjungi mahasiswa, di antaranya Hall of Knowledge, Virtual Classroom, Innovation Lab, hingga Community Plaza.
Selain itu, pihaknya juga menghadirkan karakter Dinusaurus sebagai Guardian of Knowledge dan Si Warik sebagai representasi kehidupan sosial kampus digital. Dengan sistem ini, storytelling, gamification, dan identitas virtual kampus bisa diperkuat sejalan dengan pengalaman belajar yang lebih asyik bagi Gen Z.
Ketua ASPRODI DKV Indonesia, Intan Rizky Mutiaz turut mengapresiasi langkah Udinus dalam menghadirkan Dinusverse sebagai bentuk adaptasi perguruan tinggi terhadap perkembangan teknologi digital. Menurutnya, inovasi tersebut mencerminkan semangat kolaborasi lintas disiplin sekaligus penguatan budaya mutu pendidikan DKV di Indonesia.
“DKV ke depan tidak bisa berjalan sendiri, tetapi harus berkolaborasi dengan berbagai bidang lain seperti informatika dan teknologi digital agar mampu menghasilkan inovasi yang berdampak,” ungkapnya.



















