Semarang, IDN Times - Rasa kantuk pascamakan siang memang menjadi hal yang lumrah dialami banyak orang. Namun, bagaimana jika seusai menyantap makan siang, tubuhmu justru menunjukkan gejala aneh seperti kesemutan hebat di area tangan/kaki hingga rasa pegal dan nyeri yang menusuk di area pinggang?
Banyak orang menganggap keluhan ini sekadar akibat posisi duduk yang salah saat bekerja di depan laptop. Padahal, secara medis, sensasi kebas dan pegal di pinggang pascamakan (terutama setelah mengonsumsi makanan tinggi gula, garam, atau karbohidrat tinggi) bisa menjadi sinyal awal adanya masalah pada fungsi ginjal serta lonjakan kadar gula darah (hyperglycemia).
Biar tubuh tetap sehat dan terhindar dari komplikasi serius, yuk pahami keterkaitannya serta cara alami untuk mengatasinya!
Mengapa Lonjakan Gula Darah dan Fungsi Ginjal Memicu Pegal serta Kesemutan?
Saat kamu mengonsumsi menu makan siang yang tinggi karbohidrat sederhana, gula refinasi, atau kadar garam tinggi, tubuh bekerja keras untuk memprosesnya:
Neuropati Diabetik dan Aliran Darah: Lonjakan gula darah yang drastis (glucose spike) memperlambat sirkulasi darah ke saraf tepi (ujung jari tangan dan kaki). Kurangnya pasokan oksigen ke jaringan saraf inilah yang memicu sensasi kebas, kaku, dan kesemutan.
Beban Kerja Ginjal Meningkat: Ginjal berfungsi menyaring sisa metabolisme dan kelebihan glukosa serta natrium melalui urine. Ketika ginjal bekerja ekstra keras pascamakan makanan berat, area punggung bawah tempat ginjal berada bisa terasa tegang, pegal, atau pegal linu.
Cara Alami Mengatasi dan Meredakan Gejalanya Pasca Makan Siang
Jika kamu sering merasakan keluhan ini di jam istirahat kantor, jangan panik. Lakukan beberapa langkah alami berikut untuk meredakan tekanannya: