Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Stok Darah PMI Jateng Tersedia 11.887 Kantong saat Arus Mudik 2024

Stok Darah PMI Jateng Tersedia 11.887 Kantong saat Arus Mudik 2024
ilustrasi darah (pexels.com/Karolina Grabowska)
Share Article

Semarang, IDN Times - Selama momentum arus mudik dan arus balik Lebaran 2024, persediaan darah untuk wilayah Jawa Tengah masih mencukupi. Pihak Palang Merah Indonesia (PMI) Jawa Tengah menyebutkan saban bulan terdapat stok 10 ribu sampai 11 ribu lebih darah dan kantong darah. 

"Rata-rata sebulan ada 10 ribu-11 ribu lebih kantong darah. Kalau untuk bulan ini saja kita mencatat tersedia 11.887 darah dan kantong darah," ujar Kepala Bidang Pelayanan Darah Unit Donor Darah (UDD) PMI Jateng, Hartanto kepada IDN Times, Rabu (3/4/2024).

1. Darah yang tersedia paling banyak ialah golongan B

ilustrasi layanan PMI (dok. PMI)
ilustrasi layanan PMI (dok. PMI)

Dengan ketersediaan darah sebanyak itu, maka untuk bulan ini darah golongan A tercatat ada 2.801 kantong, darah golongan B ada 3.883 kantong, darah golongan AB ada 2.422 kantong, darah golongan O ada 2.781 kantong. 

Stok darah saat ini ia memastikan sudah mencukupi untuk kebutuhan masyarakat selama momentum mudik dan libur panjang Lebaran 2024.

"Pergerakan stok darahnya setiap harinya seperti itu. Ketersediaan darah saat ini cukup. Cuman kalau bicara data per tahunnya ya kurang lebihnya 1 juta kantong. Itu sebarannya di 35 UDD kabupaten/kota termasuk dua kantor UDD Brebes dan Blora," jelasnya. 

2. Stok darah banyak dipasok dari tiga wilayah

ilustrasi Tes tusuk jari untuk glukosa darah (unsplash.com/Sweet Life)
ilustrasi Tes tusuk jari untuk glukosa darah (unsplash.com/Sweet Life)

Lebih jauh, ia menguraikan persediaan darah paling banyak kini terdapat di kantor UDD Kota Semarang, Solo dan Banyumas mengingat ketiga daerah itu merupakan simpul kota besar dengan populasi penduduk yang banyak. 

Meski begitu, ia tak memungkiri bahwa ada resiko penurunan ketersediaan darah saat memasuki bulan puasa. Untuk menyiasati hal tersebut, Hartanto berkata petugas UDD tiap kabupaten/kota kerap jemput bola ke masyarakat. 

Salah satu upaya yang ditempuh dengan merangkul kelompok gereja dan mendatangi mal-mal besar di sejumlah wilayah. 

"Setiap Ramadan pasti terjadi penurunan ketersediaan darah. Maka UDD sudah lakukan upaya sebelum itu terjadi dengan intensifikasi. Setiap minggu kerjasama dengan kelompok gereja datang untuk dapat tambahan darah. Masing-masing kabupaten/kota ada jadwal itu. Di Semarang ada CFD dan mendatangi mal mal besar. Paling besar stoknya di Solo dan Purwokerto. Saya juga datang langsung ke Unimus untuk meminta donor darah," terangnya. 

3. PMI saling mengisi persediaan darah

ilustrasi pembuluh darah arteri (Freepik.com/luca9257)
ilustrasi pembuluh darah arteri (Freepik.com/luca9257)

Alur penyaluran stok darah setelah didapatkan, katanya dari kantor UDD PMI Jateng yang memiliki mobile unit rutin menampung 50 kantong darah. Selanjutnya langsung didistribusikan ke wilayah sekitar yang masih membutuhkan pasokan. 

"Dengan saling mengisi kita harapkan tidak terjadi kekurangan. Contohnya Kota Semarang, Solo itu stoknya cukup banyak. Yang besar ketersediaan juga di Banyumas. Untuk berapa jumlah pendonor darah bisa dicek lewat aplikasi Simdondar," ujar Hartanto. 

Share Article
Topics
Editorial Team
Fariz Fardianto
Bandot Arywono
Fariz Fardianto
EditorFariz Fardianto

Latest News Jawa Tengah

See More

Mantan Artis Terlibat Kasus Pig Butchering di Jateng, Modusnya Ngonten

01 Jun 2026, 17:05 WIBNews