Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Stop Direndam Beras! Trik Pertama Menyelamatkan HP Masuk Air yang Benar Kata Teknisi
ilustrasi HP masuk air (pexels.com/Sergey Meshkov)
  • Teknisi melarang merendam HP basah dalam beras karena pati dan debunya dapat menyumbat celah, mempercepat korosi, serta memicu korsleting.
  • Setelah HP terkena air, segera matikan daya, jangan charge, lalu lepaskan casing, SIM tray, kartu SIM, dan MicroSD untuk membantu sirkulasi udara.
  • Keringkan bagian luar dengan microfiber atau tisu, gunakan silica gel atau kipas tanpa panas, lalu nyalakan setelah minimal 24 jam; bawa ke teknisi bila muncul gangguan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Begitu HP diangkat dari air

Segera matikan daya HP dan biarkan dalam kondisi mati total. Jangan menekan tombol power berulang kali atau mengisi daya karena berisiko memicu korsleting.

setelah didiamkan sekurang-kurangnya 24 jam

Nyalakan kembali HP setelah bagian dalam dipastikan benar-benar kering. Jika hidup normal, gunakan suara Water Eject atau frekuensi tinggi untuk membantu mengeluarkan sisa air dari speaker.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Teknisi ponsel menyarankan langkah darurat untuk menangani HP yang kemasukan air dan melarang penggunaan beras karena berisiko meninggalkan pati serta debu pada komponen.
  • Who?
    Pengguna HP yang perangkatnya tercebur, tersiram, atau terkena air, serta teknisi ponsel dan service center resmi yang dapat menangani kerusakan lanjutan.
  • Where?
    Penanganan awal dilakukan di tempat HP terkena air atau lokasi aman yang memungkinkan perangkat dimatikan, aksesori dilepas, dan bagian luar dikeringkan.
  • When?
    Segera setelah HP diangkat dari air. Perangkat disarankan didiamkan sekurang-kurangnya 24 jam sebelum dinyalakan kembali setelah dipastikan kering.
  • Why?
    Arus listrik pada komponen yang masih basah dapat memicu korsleting dan merusak motherboard. Beras juga dapat meninggalkan residu yang menyumbat celah serta mempercepat korosi.
  • How?
    Matikan HP, lepaskan casing, SIM, dan MicroSD, keringkan dengan microfiber atau tisu, gunakan silica gel atau kipas angin, lalu gunakan suara water eject setelah perangkat kering dan menyala.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kalau HP masuk air, jangan taruh di beras. Beras bisa bikin debu masuk ke lubang HP. Matikan HP segera dan jangan dicas. Lepas casing, kartu SIM, dan kartu memori. Lap bagian luar pakai tisu. Taruh dekat kipas atau silica gel. Setelah 24 jam, baru nyalakan. Kalau masih rusak, bawa ke teknisi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Alih-alih memperpanjang kepanikan saat ponsel terkena air, panduan teknisi ini menghadirkan langkah awal yang jelas dan terukur. Penekanan pada mematikan daya, membuka jalur udara, serta memakai pengering yang tidak meninggalkan residu menunjukkan bahwa penanganan sederhana dapat dilakukan dengan lebih hati-hati sebelum pemeriksaan lanjutan diperlukan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Semarang, IDN Times - Kebanyakan orang akan langsung panik saat HP tak sengaja tercebur ke dalam air, bak mandi, atau tersiram air hujan. Trik klasik yang paling sering dilakukan—bahkan dipercayai secara turun-temurun—adalah langsung menimbun HP di dalam tumpukan beras.

Padahal, para teknisi ponsel justru melarang keras trik merendam HP di dalam beras! Pati dan debu halus dari beras dapat masuk ke dalam lubang charger, speaker, serta celah komponen mesin. Begitu terkena kelembapan, debu beras tersebut akan mengeras menjadi kerak, menyumbat saluran, hingga mempercepat korosi serta korsleting listrik (short circuit).

Lantas, bagaimana penanganan darurat yang benar? Simak 5 langkah dan trik pertama menyelamatkan HP masuk air yang direkomendasikan langsung oleh para teknisi berikut ini!

1. Langsung Matikan Daya HP (Jangan Pernah Coba Di-charge!)

ilustrasi mengisi daya HP (pexels.com/Julio Lopez)

Tindakan paling fatal yang sering dilakukan pengguna adalah panik lalu menekan tombol power berulang kali atau langsung mencolokkan kabel charger untuk mengecek apakah HP masih hidup.

Risiko Fatal: Mengalirkan listrik saat ada air di dalam komponen mesin adalah pemicu utama korsleting (short circuit) yang sanggup merusak motherboard secara permanen.

Solusi: Begitu HP diangkat dari air, segera matikan daya (Power Off) dan biarkan dalam kondisi mati total.

2. Lepas SIM Tray, Kartu Memory, dan Casing Tambahan

ilustrasi penggunaan kartu SIM card di smartphone (magnific.com/freepik)

Segera lepaskan semua aksesori luar yang menempel pada badan ponsel untuk membuka jalur sirkulasi udara.

Lepaskan casing/cover pelindung HP.

Buka tempat kartu SIM (SIM tray) dan keluarkan kartu SIM beserta MicroSD.

Langkah ini bertujuan membuka celah angin agar air yang terperangkap di dalam area slot kartu bisa keluar dan tidak mengendap.

3. Keringkan Bagian Luar Menggunakan Kain Microfiber atau Tisu

kain lab microfiber (unsplash.com/GiorgioTrovato)

Gunakan kain lap yang bertekstur lembut dan menyerap air secara efektif, seperti kain microfiber atau tisu dapur tebal.

Usap seluruh permukaan bodi HP, sudut-sudut kamera, hingga sela-sela tombol fisik.

Penting: Hindari mengocok-ngocok HP secara berlebihan! Mengoyak atau mengocok HP justru berisiko membuat tetesan air di bagian luar makin terdorong masuk ke area dalam mesin yang lebih sensitif.

4. Gunakan Silica Gel atau Kipas Angin (Bukan Hair Dryer!)

ilustrasi kipas angin (pexels.com/butfirstcaphesuada)

Sebagai pengganti beras yang berbahaya, manfaatkan media pengering yang jauh lebih aman dan teruji secara teknis.

Gunakan Silica Gel: Masukkan HP ke dalam wadah kedap udara bersama beberapa sachet Silica Gel. Silica gel memiliki daya serap kelembapan yang sangat tinggi tanpa meninggalkan debu atau residu.

Manfaatkan Kipas Angin: Jika tidak ada silica gel, letakkan HP di depan hembusan angin dari kipas angin biasa.

Pantangan: Jangan gunakan hair dryer atau menjemurnya di bawah terik matahari langsung! Suhu panas berlebih dari hair dryer dapat melelehkan lem perekat layar/komponen serta merusak baterai lithium HP.

5. Gunakan Fitur "Water Eject" atau Suara Frekuensi Tinggi Saat HP Kembali Nyalakan

ilustrasi Water Eject di vivo Y400 4G (vivo.com)

Setelah didiamkan sekurang-kurangnya 24 jam dan dipastikan bagian dalam benar-benar kering:

Nyalakan HP kembali. Jika HP berhasil hidup normal, buka browser atau aplikasi pemutar suara, lalu cari "Water Eject Sound" atau suara frekuensi tinggi khusus pembersih speaker.

Gelombang getaran suara dari frekuensi ini akan mendorong sisa-sisa tetesan air yang masih tersangkut di dalam membran speaker keluar secara otomatis.

Jika setelah melakukan langkah-langkah darurat di atas HP kamu masih menunjukkan gejala gangguan (seperti layar bergaris, suara mati, atau HP cepat panas), segera bawa ke service center resmi atau teknisi terpercaya untuk penanganan pembongkaran lebih lanjut!

Curated For You

Editorial Team

Related Article