Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Tagihan Listrik Melonjak? Ini 5 Kesalahan Pakai Air Fryer yang Bikin Kantong Jebol

Tagihan Listrik Melonjak? Ini 5 Kesalahan Pakai Air Fryer yang Bikin Kantong Jebol
ilustrasi air fryer (freepik.com/freepik)
Intinya Sih
  • Air fryer adalah alat dapur dengan elemen pemanas berdaya watt tinggi, sehingga penggunaan yang tidak efisien bisa langsung membuat tagihan atau token listrik rumahmu membengkak.

  • Kesalahan sepele seperti langsung memasukkan makanan beku, terlalu lama melakukan preheat, hingga keseringan membuka keranjang menjadi pemicu utama borosnya setrum listrik.

  • Kamu bisa menghemat banyak energi hanya dengan membiasakan mencairkan makanan di suhu ruang dan mencabut colokan setelah selesai digunakan.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Air fryer belakangan ini memang jadi primadona di dapur karena kepraktisannya yang bisa menggoreng tanpa minyak dan jauh lebih cepat dibanding oven konvensional. Tapi hati-hati, ya! Karena mengandalkan elemen pemanas listrik berdaya besar, salah sedikit saja dalam cara memakainya bisa bikin kamu jantungan saat melihat tagihan listrik bulanan.

Biar niat hidup sehatmu gak malah bikin kantong kering, yuk hindari 5 kesalahan pakai air fryer berikut ini!

1. Langsung Memasukkan Makanan Beku (Frozen Food)

ilustrasi air fryer
ilustrasi air fryer (freepik.com/freepik)

Memasukkan nugget, kentang, atau daging yang baru diambil dari freezer langsung ke dalam air fryer adalah cara tercepat untuk membuang-buang listrik.

  • Dampaknya: Elemen pemanas air fryer harus bekerja ekstra keras dengan daya maksimal hanya untuk mencairkan lapisan es pada makanan sebelum proses pematangan bisa dimulai. Akibatnya, waktu memasak menjadi dua kali lipat lebih lama, yang otomatis melipatgandakan konsumsi listrik rumahmu.
  • Solusinya: Selalu biasakan untuk melakukan thawing (mencairkan makanan beku) sepenuhnya atau biarkan makanan duduk di meja dapur hingga mencapai suhu ruang sebelum mulai digoreng.

2. Terlalu Lama Melakukan Pemanasan Awal (Over-Preheating)

kesalahan masak kentang goreng menggunakan air fryer
Air fryer (freepik.com/freepik)

Banyak orang menyamakan air fryer dengan oven kue konvensional yang butuh dipanaskan belasan menit sebelum dipakai. Padahal, struktur keduanya sangat berbeda.

  • Dampaknya: Air fryer memiliki ruang memasak yang sangat ringkas dan padat, sehingga suhunya bisa naik drastis dalam hitungan detik. Menyalakan air fryer dalam keadaan kosong selama 5 hingga 10 menit hanya akan membuang energi setrum secara percuma tanpa memasak apa pun.
  • Solusinya: Kebanyakan air fryer modern hanya butuh waktu preheat maksimal 2 hingga 3 menit saja. Bahkan untuk camilan praktis atau gorengan tipis, kamu bisa langsung memasukkannya tanpa perlu preheat.

3. Mengisi Keranjang Terlahu Penuh dan Menumpuk Makanan

ilustrasi air fryer (simplyrecipes.com)
ilustrasi air fryer (simplyrecipes.com)

Mau cepat selesai lalu menumpuk ayam atau kentang goreng dalam beberapa lapisan sekaligus di dalam keranjang? Trik ini justru merugikanmu, lho.

  • Dampaknya: Udara panas berkecepatan tinggi di dalam air fryer butuh ruang untuk bersirkulasi. Jika makanan ditumpuk terlalu padat, aliran udara akan terblokir dan kelembapan akan terjebak di dalam. Hasilnya? Makananmu malah akan bertekstur lembek seperti dikukus. Biar bisa renyah, kamu terpaksa menambah waktu memasak hingga 15–20 menit ekstra.
  • Solusinya: Tata makanan dalam satu lapisan rata secara renggang. Jika porsi memasakmu banyak, lebih baik bagi menjadi dua kloter memasak yang cepat dan efisien daripada memaksanya dalam satu kloter yang penuh sesak.

4. Keseringan Membuka Keranjang Cuma Buat "Ngecek"

Ilustrasi air fryer (freepik.com/arinahabich)
Ilustrasi air fryer (freepik.com/arinahabich)

Rasa penasaran melihat apakah warna kentang sudah berubah menjadi kuning keemasan sering kali membuat kita gatal untuk terus-menerus menarik keluar keranjang air fryer.

  • Dampaknya: Setiap kali keranjang ditarik, hawa panas di dalam ruang masak akan lolos keluar secara instan dalam jumlah masif. Suhu internal air fryer akan turun drastis, sehingga mesin dipaksa untuk menarik daya listrik puncak (peak wattage) lagi dari awal demi mengembalikan suhu panas yang hilang.
  • Solusinya: Percayakan proses memasak pada pengatur waktu (timer) bawaan. Cukup buka dan cek makananmu satu kali saja di pertengahan waktu memasak, sekadar untuk mengocok keranjang atau membalik posisi daging agar matangnya merata.

5. Membiarkan Kabel Tetap Tercolok 24/7 Saat Tidak Dipakai

ilustrasi memanggang iga menggunakan air fryer (YouTube.com/Ika Mardatillah)
ilustrasi memanggang iga menggunakan air fryer (YouTube.com/Ika Mardatillah)

Karena digunakan setiap hari untuk menghangatkan lauk atau membuat sarapan, banyak dari kita yang malas mencabut kabel air fryer dari stopkontak dinding.

  • Dampaknya: Meskipun tombol daya sudah berada di posisi Off, komponen elektronik seperti layar digital, lampu indikator LED, atau sensor pintar yang ada di dalam air fryer modern akan terus menyedot listrik "siluman" (phantom load atau standby power) secara konstan sepanjang hari.
  • Solusinya: Tunggu sejenak setelah proses memasak selesai hingga suara kipas pendingin internalnya berhenti berputar, kemudian segera cabut kabel dayanya dari dinding.

Dengan mengubah kebiasaan kecil ini dan menggunakan air fryer secara lebih bijak, kamu tetap bisa menikmati makanan renyah rendah kalori tanpa perlu cemas tagihan listrik jebol di akhir bulan. Selamat memasak dengan hemat, ya!

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Dhana Kencana
EditorDhana Kencana

Latest News Jawa Tengah

See More