Terduga Pelaku Bom Kartasura Dipindah ke RS Bhayangkara Semarang

Solo, IDN Times - Pelaku bom bunuh diri di pos pengamanan (Pospam) Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, Rofik Asharudin alias RA, dipindahkan dari RS Dr Moewardi Solo ke ke RS Bhayangkara Semarang untuk mendapatkan perawatan intensif. Rofik dalam kondisi sadar saat tiba di Instalasi Gawat Darurat (IGD).
Terduga pelaku bom bunuh diri di Kartasura itu dibawa ambulans, Selasa (4/6) pukul 05.25 WIB dengan kawalan tiga anggota polisi bersenjata lengkap, dua anggota polisi lalu lintas, dan tiga anggota tim medis dari Kedokteran Polri (Dokkes). Sebelum dirujuk ke RS Bhayangkara, Rofik sempat menjalani perawatan di tiga rumah sakit di Solo, yaitu PKU Muhammadiyah Kartasura, RS Ortopedi Solo dan RS Dr Moewardi Solo.
Sesampai di Semarang, Rofik dalam kondisi sadar. Dia kemudian diturunkan dari ambulans dan langsung dibawa ke ruang instalasi gawat darurat (IGD) dengan kawalan Densus 88 Antiteror dan Brimob Polda Jateng. Penjagaan juga dilakukan hingga di dalam ruang tindakan di IGD RS Bhayangkara Semarang.
Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko Amleza Dahniel mengatakan pihaknya masih menyelidiki upaya bom bunuh diri dari pelaku. Menurut dia, tidak ada petugas yang menjadi korban dalam peristiwa peledakan di Pospam Lebaran Kartasura tersebut.
“Hanya satu korban yang diduga sebagai pelaku. Petugas yang ada di Pospam selamat semua. Alhamdulillah,” ujar Rycko.
Rycko menduga pelaku meletakkan bahan peledak di tas pinggang dan kakinya. Hal itu berdasarkan sebaran luka di tubuhnya, serta temuan serpihan tas saat petugas melakukan olah tempat kejadian perkara.




















