Surakarta, IDN Times — Kota Solo dan wilayah sekitarnya memang terkenal sebagai gudangnya kuliner dengan nama-nama yang unik dan sarat akan humor lokal, Lur! Setelah sebelumnya kita membahas Sate Kere dan Rondo Royal, ada satu lagi camilan legendaris khas Solo Raya yang namanya tak kalah jenaka sekaligus menantang andrenalin kunyah kita. Apa lagi kalau bukan Balung Kethek atau juga disebut Mangleng.
Secara harfiah, balungan berarti tulang-tulang, sedangkan kethek berarti monyet. Jangan bayangkan camilan ini terbuat dari tulang asli ya, Lur! Balung Kethek atau Mangleng adalah keripik berbahan dasar singkong yang dipotong tebal dan digoreng hingga memiliki tekstur super keras layaknya menggigit tulang, lalu diselimuti bumbu pedas manis yang lengket. Di tahun 2026 ini, keberadaan Balungan Kere justru makin diburu sebagai oleh-oleh antimainstream yang bikin ketagihan.
Biar gak penasaran dengan latar belakangnya, yuk bongkar kisah dan asal-usul di balik kerasnya Balungan Kere, camilan jenaka khas Solo Raya berikut ini, Lur!
