Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Wali Kota Solo, OPD dan Ratusan Kontak Dekat Achmad Purnomo Diuji Swab

Wali Kota Solo, OPD dan Ratusan Kontak Dekat Achmad Purnomo Diuji Swab
IDN Times/Larasati Rey
Share Article

Solo, IDN Times - Pasca Wakil Wali Kota Solo, Achmad Purnomo dinyatakan positif virus corona (COVID-19) pada Jumat (24/7/20) lalu, Wali Kota Solo, Fx Hadi Rudyatmo mengatakan langsung melakukan uji swab secara Reverse- Transcriotase Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) kepada orang yang melakukan kontak dekat dengan Purnomo.

1. Tunggu hasil swab

Ilustrasi Test Swab (Dok. IDN Times)
Ilustrasi Test Swab (Dok. IDN Times)

Wali Kota Solo berserta jajaran ODP Pemkot Solo, DPRD Kota Solo, dan wartawan telah melakukan uji swab secara Reverse- Transcriotase Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) pada Sabtu (25/7/2020) di Rumah Dinas Wali Kota, Lodji Gandrung. Sekitar 100 lebih orang yang melakukan kontak dekat dengan Purnomo ditracing guna meminimalisir penyebaran COVID-19.

Swab tersebut dilakukan mengingat Wali Kota dan lainnya telah melakukan kontak dekat dengan Purnomo beberapa hari sebelum hasil swab keluar.

"Dinilai positif sehingga tracing sudah dijadwalkan semua OPD juga mau di swab oleh Dinas Kesehatan. Hari ini karena tracing-nya dilakukan maka semua sekalian di swab," ungkap Walikota, Sabtu (25/7/2020).

Tak hanya para pejabat OPD dan DPRD keluar dari Achmad Purnomo juga langsung diuji swab juga.

2. Purnomo dikarantina 14 hari

Dok. Humas Pemkot Solo
Dok. Humas Pemkot Solo

Pria yang akrab disapa Rudy tersebut meminta kepada wakilnya untuk melakuakan karantina mandiri selama 14 hari ke depan Selama karantina DKK Solo akan terus memantau kesehatan Purnomo, mengingat usianya yang sudah berumur 70 tahun.

Rudy mengungkapkan jika hasil uji swab istri Purnomo dinyatakan negatif. "Bu Pur negatif, Pak Pur positif dan keluarga ditracing semua hari ini," jelas Rudy.

Selain itu, Rudy juga meminta DKK untuk mempercepat hasil uji swab untuk dirinya. Ia tak ingin akibat COVID-19 sejumlah kebijakan-kebijakan publik menjadi terkendala.

3. Gelar pertemuan secara virtual

Dok. Humas Pemkot Solo
Dok. Humas Pemkot Solo

Untuk mencegah penularan COVID-19, Rudy melakukan pertemuan dinas dengan secara virtual. Cara ini dipilih agar dirinya tak banyak bertemu orang.

Selain itu, sejumlah kantor-kantor di kompleks Balaikota Solo juga dilakukan penyemprotan disinfektan dan fogging. Sejumlah dinas pun terpaksa ditutup dan melakukan pelayanan secara online.

"Setelah lakukan swab kit, kita lakukan desinfektan dan fogging kompleks Balaikota untuk antisipasi pencegahan, kita gak tahu virus itu nempel nempel di tembok atau dimana disemproti kabeh," ungkap Rudy.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Bandot Arywono
Larasati Rey
Bandot Arywono
EditorBandot Arywono

Latest News Jawa Tengah

See More

Peluang Lolos Besar, Kuota SPMB SMA/SMK Negeri di Jateng 2026 Naik!

04 Jun 2026, 19:29 WIBNews