Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Bayi Terlantar yang Ditemukan di Toilet KA Sancaka Diberi Nama Oleh Wawali Solo

Bayi Terlantar yang Ditemukan di Toilet KA Sancaka Diberi Nama Oleh Wawali Solo
Wakil Walikota Solo, Astrid Widayani menjenguk bayi X yang ditemukan di toilet KA Sancaka relasi Surabaya-Yogyakarta. (Dok/Prokompim Pemkot Solo)
Intinya Sih
  • Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani memberi nama Bayu Nawasena Bhayangkara untuk bayi terlantar yang ditemukan di toilet KA Sancaka sebagai simbol harapan dan perlindungan baru.
  • Pemerintah Kota Surakarta memastikan pendampingan penuh terhadap kesehatan, perlindungan, dan masa depan bayi tersebut dengan berkoordinasi bersama Polresta, rumah sakit, serta instansi terkait.
  • Polresta Surakarta terus menyelidiki kasus penelantaran bayi melalui pemeriksaan saksi, pengumpulan bukti, dan rekaman CCTV sambil menjamin hak serta perlindungan hukum bagi sang bayi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Surakarta, IDN Times - Bayi laki-laki yang ditemukan terlantar di toilet gerbong eksekutif KA Sancaka relasi Yogyakarta–Surabaya Gubeng kini memiliki nama. Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani memberikan nama Bayu Nawasena Bhayangkara saat menjenguk bayi tersebut di RS Bhayangkara Tk. IV Surakarta, Senin (6/7/2026).

Pemberian nama itu menjadi simbol harapan baru bagi bayi yang sempat mengundang perhatian publik. Astrid berharap bayi tersebut dapat tumbuh sehat, memperoleh kasih sayang, serta memiliki masa depan yang cerah.

1. Nama Penuh Makna dan Harapan

IMG_7182.jpeg
Wakil Walikota Solo, Astrid Widayani menjenguk bayi X yang ditemukan di toilet KA Sancaka relasi Surabaya-Yogyakarta. (Dok/Prokompim Pemkot Solo)

Astrid menjelaskan nama Bayu Nawasena Bhayangkara dipilih karena mengandung doa dan harapan bagi masa depan sang bayi.

“Bayu” dimaknai sebagai unsur kehidupan yang terus mengalir menuju kebaikan. Sementara “Nawasena” berarti harapan baru sekaligus masa depan yang gemilang. Adapun “Bhayangkara” dipilih sebagai pengingat bahwa sejak ditemukan, bayi tersebut telah mendapatkan perlindungan dan kasih sayang dari jajaran Polri.

“Yang terpenting saat ini adalah memastikan kondisi bayi sehat dan mendapatkan kasih sayang serta perlindungan yang layak. Kami dari Pemerintah Kota Surakarta akan terus berkoordinasi dengan Polresta Surakarta, rumah sakit, dan instansi terkait agar seluruh proses penanganan berjalan dengan baik,” kata Astrid.

2. Pemkot Solo Kawal Penanganan Hingga Tuntas

Bayi.png
Bayi ditemukan di KA Sancaka Jogja - Surabaya Gubeng. (Dok. Istimewa)

Selain memberikan nama, Astrid memastikan Pemerintah Kota Surakarta akan terus mengawal penanganan bayi tersebut, baik dari sisi kesehatan maupun perlindungan hak-haknya sebagai seorang anak.

Menurutnya, pemerintah akan terus berkoordinasi dengan Polresta Surakarta, rumah sakit, dan instansi terkait untuk memastikan seluruh proses berjalan dengan baik.

“Kami menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Pemerintah Kota akan mendukung penuh upaya Polresta Surakarta dalam mengungkap kasus ini, sembari memastikan masa depan bayi ini tetap menjadi perhatian bersama,” ujarnya.

Kunjungan tersebut turut dihadiri Karumkit Bhayangkara Tk. IV Surakarta Arif Tria Novianto, Kasat Res PPA dan PPO Polresta Surakarta Ratna, serta Kapolsek Banjarsari Harno.

3. Polisi Terus Selidiki Kasus Penelantaran Bayi

2f3a3424-9da8-4953-a91e-c819e9bae48a.jpeg
Petugas kepolisian mengendong bayi yang ditemukan di toilet KA Sancaka relasi Yogyakarta- Surabaya Gubeng pada Sabtu (4/7/2026). (Dok/Istimewa)

Sementara itu, Kasi Humas Polresta Surakarta AKP Lingga Ramadhani mengatakan proses penyelidikan masih terus dilakukan. Polisi telah memeriksa sejumlah saksi, mengumpulkan barang bukti, serta menelusuri rekaman CCTV untuk mengungkap pelaku yang diduga menelantarkan bayi tersebut.

“Kami berkomitmen memberikan perlindungan maksimal terhadap anak. Pendampingan terus dilakukan bersama pemerintah daerah, rumah sakit, dan instansi terkait agar seluruh hak bayi ini dapat terpenuhi, baik dari sisi kesehatan maupun perlindungan hukumnya,” kata Lingga.

Diketahui, bayi laki-laki tersebut ditemukan di toilet gerbong eksekutif 3 KA Sancaka relasi Yogyakarta–Surabaya Gubeng pada Sabtu (4/7) pagi saat kereta masih dalam perjalanan. Setelah dievakuasi di Stasiun Solo Balapan, bayi langsung mendapat penanganan medis sebelum dirujuk ke RS Bhayangkara Tk. IV Surakarta. Hingga kini, kondisi bayi dilaporkan terus membaik, sementara polisi masih mendalami kasus penelantaran tersebut.

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Bandot Arywono
EditorBandot Arywono

Latest News Jawa Tengah

See More