Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Emosi Pemain Jadi Sorotan Widodo Jelang PSIS Tampil di Championship
PSIS Semarang melawan Gresik United dalam laga uji coba jelang Championship 2026/2027 di Stadion Gelora Joko Samudro, Senin (24/8/2026). (dok. PSIS)
  • Pelatih PSIS Widodo Cahyono Putro menyoroti pengendalian emosi setelah uji coba melawan Gresik United, meminta pemain lebih dewasa menghadapi provokasi, tekanan lawan, dan atmosfer tandang.
  • Rotasi besar dalam laga uji coba bukan untuk menentukan pemain utama atau pelapis, melainkan memberi seluruh skuad menit bermain serta menambah opsi menghadapi jadwal kompetisi padat.
  • Kondisi fisik skuad PSIS disebut siap dan pemain cedera mulai pulih; tim menanti kepastian Stadion Jatidiri untuk adaptasi sebelum melawan PSPS Pekanbaru pada 11 September 2026.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
kemarin

PSIS menjalani laga uji coba tandang melawan Gresik United. Widodo menilai emosi sejumlah pemain merugikan tim.

29 Agustus 2026

Widodo menyampaikan evaluasi agar pemain PSIS lebih dewasa menghadapi provokasi dan tekanan. Ia juga menegaskan rotasi uji coba bertujuan memberi menit bermain kepada seluruh pemain.

11 September 2026

PSIS dijadwalkan menghadapi PSPS Pekanbaru pada laga perdana Championship 2026/2027 di Stadion Jatidiri.

kini

Kondisi kebugaran skuad PSIS disebut baik, termasuk pemain yang sebelumnya cedera. PSIS menanti kepastian kondisi Stadion Jatidiri untuk adaptasi sebelum kompetisi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    PSIS Semarang mengevaluasi pengendalian emosi pemain, rotasi skuad, dan kebugaran menjelang Championship 2026/2027 setelah laga uji coba melawan Gresik United.
  • Who?
    Pelatih kepala PSIS Semarang Widodo Cahyono Putro dan para pemain PSIS menjadi pihak utama dalam evaluasi persiapan kompetisi.
  • Where?
    Evaluasi berlangsung dalam persiapan PSIS Semarang, dengan laga uji coba tandang melawan Gresik United. PSIS juga menunggu kepastian kondisi Stadion Jatidiri.
  • When?
    Widodo menyampaikan evaluasi pada Sabtu, 29 Agustus 2026. PSIS dijadwalkan menghadapi PSPS Pekanbaru pada 11 September 2026.
  • Why?
    Evaluasi dilakukan karena terdapat respons emosional negatif saat uji coba tandang dan untuk memastikan seluruh pemain siap menghadapi jadwal Championship yang padat.
  • How?
    Widodo meminta pemain merespons provokasi secara lebih dewasa, memberi menit bermain melalui rotasi, serta memantau pemulihan cedera dan kebugaran skuad.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Pelatih Widodo bilang pemain PSIS harus lebih bisa menahan marah. Saat lawan Gresik United, ada pemain yang bereaksi buruk ketika ditekan lawan. Semua pemain juga diberi waktu bermain supaya siap. Sekarang banyak pemain yang dulu cedera sudah membaik. PSIS menunggu Stadion Jatidiri siap sebelum melawan PSPS Pekanbaru pada 11 September.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menjelang Championship, PSIS memiliki ruang persiapan yang kian jelas: evaluasi emosi dari laga tandang telah disampaikan langsung kepada pemain, sementara rotasi memberi menit bermain bagi seluruh skuad. Pulihnya pemain cedera dan kebugaran yang dinilai baik turut memperluas pilihan Widodo saat jadwal kompetisi padat dimulai nanti.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Semarang, IDN Times – Pelatih kepala PSIS Semarang, Widodo Cahyono Putro (WCP), tak hanya mengevaluasi aspek teknis dari rangkaian laga uji coba jelang Championship 2026/2027. Pengendalian emosi pemain menjadi salah satu pekerjaan rumah Mahesa Jenar sebelum kompetisi resmi bergulir.

1. Pemain diminta lebih dewasa merespons provokasi

Pelatih PSIS Semarang, Widodo C Putro (WCP). (dok. PSIS)

Evaluasi itu muncul setelah PSIS menjalani uji coba melawan Gresik United. Widodo melihat mental pemain cukup teruji, terutama ketika menghadapi tekanan dalam pertandingan tandang. Namun, ia menemukan sejumlah respons emosional yang justru merugikan tim.

“Ketika uji coba kemarin, emosi anak-anak betul teruji. Emosional itu ada negatif dan positif. Kemarin ada beberapa yang negatif. Kita tahu sendiri kalau bermain away,” ungkapnya, Sabtu (29/8/2026).

Menurutnya, situasi tersebut menjadi pelajaran penting bagi PSIS sebelum menghadapi pertandingan kompetitif. Pemain diminta lebih dewasa dalam merespons provokasi, tekanan lawan maupun atmosfer pertandingan.

“Ini jadi evaluasi kita dan sudah disampaikan ke pemain juga. Kita harus jadi tim yang dewasa dalam bermain, terus menjaga emosional,” ujarnya.

2. Rotasi bukan untuk menentukan tim utama

PSIS Semarang menggelar pemusatan latihan untuk menghadapi kompetisi musim 2026/2027 mulai pekan ini hingga 1 Agustus 2026 di Yogyakarta. (dok. PSIS)

Widodo juga menepis anggapan bahwa rotasi besar dalam laga uji coba dilakukan untuk menentukan siapa pemain utama dan pelapis. Sejumlah pemain yang biasa menjadi pilihan utama bahkan baru dimainkan pada sekitar 10 menit terakhir. Meski demikian, PSIS tetap mampu mengontrol permainan.

Rotasi justru digunakan untuk memastikan seluruh pemain mendapatkan menit bermain dan siap ketika kompetisi dimulai.

“Bukan itu tujuannya, tapi pemain yang biasa main dan pengganti itu tetap kita kasih kesempatan untuk waktu bermain,” jelasnya.

Dengan pendekatan tersebut, Widodo memiliki lebih banyak opsi pemain untuk menghadapi kompetisi yang bakal berlangsung dengan jadwal padat.

3. Kondisi skuad mulai lengkap

PSIS Semarang melawan Gresik United dalam laga uji coba jelang Championship 2026/2027 di Stadion Gelora Joko Samudro, Senin (24/8/2026). (dok. PSIS)

Dari sisi kebugaran, Widodo menyebut kondisi skuad PSIS cukup siap. Beberapa pemain yang sebelumnya mengalami cedera juga mulai pulih.

“Kondisi pemain saat ini semua bagus. Sempat ada yang cedera tapi sudah bagus. Kebugaran anak-anak tidak ada masalah,” katanya.

Kini, PSIS tinggal menanti kepastian kondisi Stadion Jatidiri untuk menambah kesempatan adaptasi sebelum laga perdana Championship 2026/2027 melawan PSPS Pekanbaru pada 11 September 2026.

Bagi Widodo, jika mendapat kesempatan berlatih atau menjalani uji coba di Jatidiri sebelum kompetisi dimulai, momentum tersebut penting untuk mematangkan tim.

Sebab, saat menghadapi PSPS nanti, Jatidiri bukan lagi arena uji coba. Stadion tersebut menjadi panggung pertama PSIS untuk memburu tiga poin di Championship 2026/2027.

Curated For You

Editorial Team

Related Article