Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Gas! PSIS Semarang Siapkan Tim Sambut Kompetisi Championship 2026/2027
Manajemen PSIS Semarang mulai bergerak mempersiapkan tim untuk menghadapi kompetisi Championship musim 2026/2027. (dok. PSIS)
  • Manajemen PSIS Semarang mulai menyiapkan kerangka tim dan jajaran pelatih untuk menghadapi kompetisi Championship 2026/2027, dengan latihan perdana dijadwalkan pada Juli 2026.
  • Musim sebelumnya, PSIS tampil belum konsisten dengan enam kemenangan dari 27 laga, namun berhasil bertahan di kasta Championship setelah finis di posisi kedelapan Grup Timur.
  • Beto Goncalves menjadi top skor dengan tujuh gol, sementara Dani Ibrohim mencatat menit bermain terbanyak; manajemen berharap persiapan awal membuat PSIS lebih kompetitif musim depan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Semarang, IDN Times – Manajemen PSIS Semarang mulai bergerak mempersiapkan tim untuk menghadapi kompetisi Championship musim 2026/2027. Setelah melalui musim yang berat, Laskar Mahesa Jenar kini fokus menyusun komposisi skuad dan tim pelatih demi memperbaiki performa pada musim mendatang.

1. Manajemen PSIS tengah menyusun kerangka tim

Manajemen PSIS Semarang mulai bergerak mempersiapkan tim untuk menghadapi kompetisi Championship musim 2026/2027. (dok. PSIS)

Asisten Manajer PSIS, Moch Reza Handhika mengatakan, manajemen saat ini tengah menyusun kerangka tim, termasuk rencana perombakan pemain dan jajaran official.

“Soal rencana pemberombakan komposisi skuad tentunya sudah ada. Kami sudah memulai dengan membuat kerangka tim baik pemain maupun official, pastinya kami sudah ada tapi sedang dalam tahap penyempurnaan. Doakan semuanya bisa berjalan baik dan rencananya seluruh personil tim PSIS akan berkumpul untuk latihan perdana pada Juli 2026,” ujar Reza.

Persiapan lebih awal dilakukan setelah PSIS memastikan tetap bertahan di kasta Championship untuk musim depan. Pada kompetisi Championship 2025/2026, PSIS finis di posisi kedelapan Grup Timur dan berhasil menghindari zona play-off degradasi.

2. Performa Mahesa Jenar belum stabil di musim lalu

PSIS Semarang tersungkur di laga pamungkas saat melawan PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Minggu (3/5/2026). (dok. PSIS)

Sepanjang musim, performa Mahesa Jenar belum stabil. Dari total 27 pertandingan, PSIS hanya mencatat enam kemenangan, lima hasil imbang, dan menelan 16 kekalahan. Tim asal Kota Semarang itu juga hanya mampu mencetak 22 gol dan kebobolan 50 gol sepanjang musim.

Meski demikian, PSIS sempat mencatat beberapa hasil penting, termasuk kemenangan atas Kendal Tornado FC yang membantu mereka menjauh dari ancaman degradasi. Kepastian bertahan diperoleh setelah pesaing di papan bawah gagal mengejar perolehan poin PSIS.

Dari sisi individu, striker veteran Beto Goncalves menjadi pencetak gol terbanyak PSIS musim ini dengan torehan tujuh gol meski baru bergabung di paruh musim. Sementara bek Dani Ibrohim menjadi pemain dengan penampilan dan menit bermain terbanyak di skuad PSIS.

3. Buat PSIS tampil lebih kompetitif

PSIS Semarang berhasil meraih kemenangan dengan skor akhir 1-0 saat melawan Kendal Tornado FC di laga pekan ke-26 Championship 2025/2026 di Stadion Jatidiri Semarang, Sabtu (25/4/2026). (dok. PSIS)

Musim 2025/2026 menjadi tantangan tersendiri bagi PSIS setelah sebelumnya terdegradasi dari kasta tertinggi sepak bola Indonesia pada akhir musim Super League 2024/2025.

Kini, manajemen berharap pembentukan tim sejak awal dapat membuat PSIS tampil lebih kompetitif pada musim Championship 2026/2027. Rencananya, seluruh pemain dan official akan mulai menjalani latihan perdana pada Juli mendatang sebagai bagian dari persiapan pramusim.

Editorial Team