Panpel Segera Siapkan Sistem Baru Bagi Penonton Laga PSIS Semarang

Semarang, IDN Times - PSIS Semarang mendapat sanksi tidak boleh menggelar pertandingan dengan dihadiri penonton hingga akhir musim BRI Liga 1 2023/2024. Hukuman itu harus diterima karena terjadi kericuhan antar suporter pada laga PSIS Semarang VS PSS Sleman pada Minggu (3/12/2023).
1. Panpel minta maaf dan lakukan evaluasi
Tidak hanya sanksi laga tanpa penonton, PSIS juga mendapat hukuman denda sebesar Rp25 juta.
Ketua panitia pelaksana PSIS Semarang, Agung Buwono mengatakan, pihaknya akan mengevaluasi dan menyiapkan sistem baru saat PSIS dapat kembali menggelar pertandingan dengan penonton.
"Yang pertama panpel minta maaf. Kami akan evaluasi dan bertanggung jawab terhadap hukuman Komdis. Ke depan kami sudah siapkan sistem ticketing baru,’’ ujarnya, Jumat (8/12/2023).
2. Minta hukuman tidak seberat yang diputuskan
Selanjutnya, saat ini PSIS Semarang sedang menyusun banding kepada Komdis PSSI agar sanksi yang diterima tidak seberat yang diputuskan tersebut.
‘’Semoga ke depan lebih baik dan kami saat ini bersama manajemen PSIS tengah menyusun banding supaya hukuman tidak seberat itu dengan melihat kejadian-kejadian di tempat lain," kata Agung.
3. PSIS bisa ajukan banding atas putusan Komdis PSSI

Untuk diketahui, PSIS sendiri dipersilakan melakukan banding berdasarkan surat yang dikirim Komdis PSSI.
"Terhadap keputusan tersebut kami dapat mengajukan banding sesuai dengan Pasal 119 Kode Disiplin PSSI," tandasnya.