Semarang, IDN Times - PSIS Semarang harus menerima kekalahan saat menjamu Barito Putera yang berakhir dengan skor 0-1 pada laga pekan ke-23 Championship 2025/2026 di Stadion Jatidiri Semarang, Minggu (5/4/2026). Hasil tersebut membuktikan Laskar Mahesa Jenar belum mampu melanjutkan tren positif dari laga sebelumnya.
Pelatih PSIS Semarang Ungkap Gagal Menang Lawan Barito Putera

1. PSIS kecewa dengan hasil laga kandang
Pelatih PSIS Semarang, Andri Ramawi mengatakan, pihaknya kecewa dengan hasil pertandingan kali ini. Sebab, timnya gagal meraih poin penuh dalam laga kandang.
‘’Pastinya kami kecewa dengan hasil ini, karena tidak bisa ambil poin penuh, tidak bisa menang di kandang sendiri. Pastinya ini menjadi tanggung jawab saya dan akan kami perbaiki ke depan,’’ ungkapnya usai pertandingan.
Dalam laga tersebut, Barito Putera berhasil mencetak satu gol lewat Bayu Pradana pada menit ke-24. Sedangkan, PSIS gagal untuk menyamakan posisi atau mencuri poin karena kesulitan menembus pertahanan Laskar Antasari.
2. Gagal maksimalkan gameplan
Kekalahan ini membuat Mahesa Jenar masih berada di peringkat kedelapan dengan mengantongi 19 poin.
Menurut Andri, pihaknya sudah mencoba beberapa strategi setelah tertinggal satu gol dari Barito Putera.
‘’Kami sudah coba beberapa gameplan setelah Barito Putera unggul dengan mengganti pemain, tapi sekali lagi peluang yang diciptakan tidak bisa berbuah gol. Itu kekurangan dan PR kami yang sebelumnya lebih baik dan sekarang harus kami perbaiki lagi,’’ jelasnya.
3. Barito Putera bermain bagus dalam bertahan
Selain itu, kata Andri, Barito Putera juga bermain bagus dalam bertahan di lini belakang. Ke depan, tim pelatih akan mengevaluasi dan memperbaiki kekurangan yang ada.
‘’Ini karena posisi kami belum aman, kalau kepleset lagi bisa dimanfaatkan pesaing di bawahnya. Tidak mudah, tapi kami berusaha ambil poin di sisa laga putaran ketiga ini,’’ tandasnya.