Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Peluang Kritis PSIS Semarang Lolos Degradasi ke Liga 3
PSIS Semarang melakukan latihan jelang laga Pegadaian Championship 2025/2026. (dok. PSIS)
  • PSIS Semarang terpuruk di peringkat ke-8 grup B Liga 2 dengan 20 poin dari 25 laga, hanya unggul tipis dari zona degradasi menuju Liga 3.
  • Peluang bertahan PSIS diperkirakan 55–60 persen, diperparah tren negatif, krisis finansial, dan mundurnya pelatih kepala Andri Ramawi pada masa krusial.
  • Untuk aman dari degradasi, PSIS wajib menambah minimal empat poin dari dua laga terakhir melawan Tornado Pekanbaru dan PSS Sleman.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Semarang, IDN Times - Peluang PSIS Semarang untuk lepas dari jerat degradasi saat ini berada dalam posisi kritis. Kekalahan 1-3 dari Persipura Jayapura Sabtu, 18 April 2026 membuat Laskar Mahesa Jenar terpaku di papan bawah klasemen Pegadaian Championship Liga 2 musim 2025/2026.

Situasi itu menuntut analisis mendalam terkait peluang dan strategi tim pada sisa kompetisi.

1. Kondisi klasemen grup B terkini

PSIS Semarang melawan Persipura Jayapura di laga lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026 di Stadion Lukas Enembe, Sabtu (18/4/2025). (dok. PSIS)

Berdasarkan data hingga 19 April 2026, PSIS menempati peringkat ke-8 dengan koleksi 20 poin dari 25 pertandingan, diikuti selisih gol minus 26. Posisi ini hanya berjarak tipis dari zona merah langsung ke Liga 3.

Tepat di atas PSIS terdapat Persiku Kudus pada peringkat 7 dengan 27 poin (24 laga). Sementara itu, Persiba Balikpapan membayangi ketat pada peringkat 9 (zona degradasi) dengan raihan 18 poin dari 25 laga. Posisi juru kunci ditempati Persipal F.C. yang baru mengantongi 7 poin.

2. Analisis peluang dan risiko internal

PSIS Semarang melakukan latihan jelang laga Pegadaian Championship 2025/2026. (dok. PSIS)

Peluang bertahan PSIS Semarang diperkirakan hanya berkisar 55 hingga 60 persen. Kondisi itu diperparah oleh sejumlah faktor internal dan rekam jejak performa:

  • Tren Negatif: Tim hanya sanggup meraih satu kemenangan dalam 16 pertandingan terakhir, dengan 10 di antaranya berakhir kekalahan.

  • Kekosongan Pelatih Kepala: Pengunduran diri Andri Ramawi pada 15 April 2026 di tengah masa krusial sangat menambah beban mental tim.

  • Masalah Internal: Dugaan krisis finansial memicu kepergian sejumlah pemain kunci, yang berdampak langsung pada ketidakstabilan performa di lapangan.

Jika tim terus kehilangan poin sementara Persiba Balikpapan meraup hasil positif, PSIS berpotensi kuat terperosok ke posisi 9 yang merupakan zona degradasi otomatis.

3. Kalkulasi poin aman dan strategi laga sisa

Caretaker pelatih PSIS Semarang, Anang Dwita. (dok. PSIS)

Untuk benar-benar aman dari kejaran Persiba Balikpapan, Laskar Mahesa Jenar wajib menambah minimal empat poin dari dua laga tersisa. Skenario satu kemenangan dan satu hasil seri akan membuat poin akhir menjadi 24.

Dengan jumlah itu, Persiba dipastikan gagal menyalip meskipun mereka menyapu bersih kemenangan, karena PSIS unggul dalam rekor pertemuan (head-to-head). Namun, jika hanya meraih maksimal tiga poin, nasib PSIS akan sangat bergantung pada hasil pertandingan Persiba.

Berikut adalah jadwal laga penentuan beserta analisis kekuatannya:

  1. Melawan Tornado Pekanbaru (Kandang, 25 April 2026): Laga ini merupakan laga penentu nasib. Calon lawan cenderung bermain defensif saat tandang. Bermain di kandang sendiri adalah kesempatan terbaik meraih tiga poin penuh. Tim sementara (caretaker) perlu fokus memperbaiki penyelesaian akhir dengan mengandalkan serangan balik cepat lewat sektor sayap.

  2. Melawan PSS Sleman (Tandang, 2 Mei 2026): Menghadapi rivalitas tinggi dan tekanan suporter tuan rumah. PSS Sleman masih berjuang mengamankan posisi di papan tengah, sehingga laga ini membawa risiko kehilangan poin yang sangat besar.

Manajemen PSIS Semarang perlu memberikan stimulus bonus kemenangan instan demi menjaga motivasi pemain. Laga kandang pada Sabtu, 25 April menjadi kunci utama. Kegagalan meraih poin penuh akan membuat beban pada laga tandang di Sleman terasa hampir mustahil untuk dipikul.

Tetap pantau pembaruan informasi terkini seputar nasib PSIS Semarang di akhir musim Liga 2 2025/2026. Bagikan artikel analisis ini kepada sesama pendukung Laskar Mahesa Jenar agar tetap solid mengawal laga penentuan tim kebanggaan warga Kota Semarang!

Editorial Team