Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Persekat Tegal Dipaksa Mengakui Keunggulan PSPS Pekanbaru 2-4
ilustrasi sepak bola (pixabay.com/KEREM TASER)
  • Persekat Tegal kalah 2-4 dari PSPS Pekanbaru di Stadion Kaharuddin Nasution, mengakhiri tren positif mereka di Pegadaian Championship 2025/2026.
  • Striker PSPS, Toninho, tampil gemilang dengan mencetak hattrick, sementara dua gol Persekat dicetak oleh Sylvain Atieda.
  • Kekalahan ini memutus catatan nirkalah Persekat dan membuat mereka tertahan di posisi ke-9 klasemen Grup Barat dengan 26 poin dari 25 laga.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Tegal, IDN Times - Persekat Tegal gagal melanjutkan tren positif di Pegadaian Championship 2025/2026. Tim berjuluk Laskar Ki Gede Sebayu ini mesti kehilangan poin saat bertandang ke markas PSPS Pekanbaru di Stadion Kaharuddin Nasution, Pekanbaru, Minggu (19/4/2026). Persekat mengalami kekalahan dengan skor akhir 2-4.

Pertandingan ini menjadi panggung bagi bomber PSPS Pekanbaru, Toninho. Striker berkebangsaan Brasil tersebut sukses melesatkan tiga gol ke gawang Persekat Tegal. Sedangkan Persekat hanya membalas lewat catatan brace Sylvain Atieda.

1. Persekat kecolongan dua gol pada babak pertama

Persekat Tegal tampil susah payah dalam pertandingan ini. Sepanjang 20 menit pertama, tim besutan Pelatih I Putu Gede dipaksa menghadapi permainan agresif PSPS Pekanbaru. Persekat bahkan mendapat hukuman pada menit ke-17. Ini setelah Muhammad Yasir mencatatkan namanya di papan skor untuk PSPS.

Persekat Tegal merespons dengan meningkatkan intensitas serangan. Upaya Laskar Ki Gede Sebayu terbayar saat memasuki paruh babak. Mereka mencetak gol penyama kedudukan melalui determinasi Sylvain Atieda pada menit ke-27. Gol ini tercipta setelah Atieda melakukan eksekusi bola dengan sempurna ke gawang PSPS.

Sialnya, keberhasilan tersebut tak bertahan lama. PSPS Pekanbaru kembali membalikkan keadaan dengan mencetak gol kedua pada menit ke-30. Gol ini lahir dari sentuhan kaki penyerang asing, Toninho. Gol ini sekaligus membuat PSPS unggul dengan skor 2-1 hingga jeda babak.

2. Persekat gagal mengejar ketertinggalan gol hingga akhir laga

Persekat Tegal memulai babak kedua dengan tampil kurang maksimal. Laskar Ki Gede Sebayu bahkan mengalami petaka lagi. Mereka kecolongan untuk kedua kali lewat gol yang diciptakan Toninho pada menit ke-52.

Toninho menjadi mimpi buruk bagi Persekat Tegal. Sebab, ia mencatatkan gol ketiganya selang 3 menit kemudian. Tonhino kali ini mencatatkan namanya di papan skor lewat tandukan bola dengan akurasi sempurna. Gol tersebut membuat PSPS Pekanbaru unggul dengan skor 4-1.

Persekat Tegal sebenarnya sempat memperkecil ketertinggalan. Laskar Ki Gede Sebayu mencetak gol kedua melalui kontribusi Sylvain Atieda pada menit ke-58. Hanya saja, gol ini gagal menyelamatkan Persekat dari kekalahan. Mereka dipaksa mengakui keunggulan PSPS Pekanbaru dengan skor akhir 2-4.

3. Catatan nirkalah Persekat terputus di persaingan Grup Barat

Kekalahan tersebut mencoreng rapor cukup positif Persekat Tegal. Sebab, mereka melewati dua laga sebelumnya tanpa kekalahan di persaingan Grup Barat Championship 2025/2026. Laskar Ki Gede Sebayu sempat bermain imbang 1-1 melawan FC Bekasi City pada 6 April 2026. Persekat kemudian meraih kemenangan 2-0 atas Sriwijaya FC pada 12 April 2026.

Hasil minor kontra PSPS Pekanbaru pun membuat kondisi Persekat Tegal kian sulit. Laskar Ki Gede Sebayu dinilai kesulitan untuk keluar dari zona playoff degradasi Grup Barat Championship 2025/2026. Pasalnya, Persekat masih tertahan di posisi ke-9 klasemen sementara dengan raihan 26 poin dari 25 pertandingan.

Persekat Tegal kini memiliki pekerjaan rumah untuk menghadapi laga selanjutnya. Mereka diwajibkan berbenah saat berjumpa Persiraja Banda Aceh di Stadion Trisanja, Tegal, pada 26 April 2026. Mampukah Persekat melewati pertandingan tersebut dengan meraih kemenangan?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team