Persekat Tegal memulai pertandingan babak kedua dengan bermain lebih atraktif. Bahkan, Laskar Ki Gede Sebayu berhasil membuka keran gol pada menit ke-47. Mereka melakukannya lewat penyelesaian akhir Pedro Matos. Gol itu berawal dari pergerakan Sylvain Atieda dengan mengirim umpan ke lini pertahanan Sriwijaya FC.
Pencetak gol Persekat, Pedro Matos, kembali menunjukkan kapasitasnya tak lama kemudian. Ia mengancam gawang Sriwijaya FC lewat tendangan spekulasi dari luar kotak penalti pada menit ke-55. Namun, eksekusi bola yang dilakukan Pedro Matos kembali melebar dari sasaran.
Kejutan terjadi pada menit ke-78. Persekat mampu menggenapkan keunggulan melalui gol Eduard Rocky Mandosir. Pemain muda kelahiran 31 Maret 2004 itu mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan umpan terukur Sylvain Atieda dari sisi kanan lapangan.
Di sisi lain, intensitas permainan Sriwijaya FC kian menurun usai kebobolan dua gol. Tim asal Sumatera Selatan tersebut terlihat kesulitan untuk memperkecil kedudukan. Bahkan, Sriwijaya dipaksa mengakui keunggulan Persekat Tegal 0-2 hingga wasit meniup peluit akhir laga.