Tak Berkutik, Persekat Tegal Kalah 1-4 Lawan Persikad Depok

- Persekat Tegal sempat unggul cepat lewat gol Hamdi Sula, namun Persikad Depok membalikkan keadaan dan menutup babak pertama dengan skor 2-1.
- Pada babak kedua, Persikad Depok menambah dua gol melalui Hamzah Deva dan Braif Fatari, sementara Persekat kehilangan satu pemain akibat kartu merah Nathan Ari Pramana.
- Kekalahan 1-4 membuat Persekat Tegal tetap terjebak di zona playoff degradasi dengan 22 poin dari 22 laga dan wajib menang pada laga berikutnya melawan FC Bekasi City.
Tegal, IDN Times - Persekat Tegal gagal meraih hasil positif pada pertandingan pekan ke-22 Grup Barat Pegadaian Championship 2025/2026. Tim besutan Pelatih I Putu Gede ini harus menelan kekalahan dari Persikad Depok di Stadion Pakansari, Kab. Bogor, Jumat (27/3/2026). Persekat tumbang dengan skor 1-4.
Persekat sebenarnya menampilkan performa cukup apik. Mereka sempat membuka keunggulan lebih dulu pada babak pertama. Namun, karena gagal mengembangkan skema permainan, Persekat mesti kelimpungan menghadapi Persikad Depok hingga akhir laga.
1. Persekat membuka keunggulan lebih dulu
Persekat Tegal tampil dengan skuad terbaik melawan Persikad Depok. Tim berjuluk Laskar Ki Gede Sebayu ini menurunkan pemain kunci antara lain, Rocky Mandosir, Iuri Barbosa, dan Pedro Matos. Ini membuat Persekat bermain agresif sejak peluit kick-off dibunyikan.
Bahkan, Persekat Tegal berhasil mencetak gol cepat. Laskar Ki Gede Sebayu membuka keunggulan lewat determinasi Hamdi Sula pada menit ke-6. Pemain kelahiran Halmahera Utara, Maluku Utara, itu mencatatkan namanya di papan skor usai melakukan bola penyelesaian akhir sempurna.
Persikad Depok merespons dengan meningkatkan daya gedor. Sempat menciptakan sederet peluang, tim asal Jawa Barat itu akhirnya mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-32. Persikad menjebol jala Persekat Tegal lewat determinasi gelandang asing, Adriano Castanheira.
Sayangnya, tensi permainan Persekat Tegal terus menurun. Ini dimanfaatkan Persikad Depok untuk mencari celah. Benar saja, tuan rumah lantas mencetak gol kedua melalui determinasi Fikron Afriyanto pada menit ke-44. Gol ini membuat Persikad unggul 2-1 hingga babak pertama selesai.
2. Persekat gagal mencetak gol tambahan pada babak kedua
Persekat Tegal memulai babak kedua dengan tempo permainan lambat. Laskar Ki Gede Sebayu tetap tampil di bawah tekanan Persikad Depok. Ini membuat Persekat kesulitan untuk mengulangi kejutan pada awal babak pertama.
Lebih sialnya lagi, Persekat mesti kecolongan pada menit ke-50. Persikad Depok mampu menambah keunggulan lewat determinasi Hamzah Deva. Pemain muda kelahiran 31 Maret 2002 itu mencetak gol ketiga bagi tuan rumah setelah memanfaatkan umpan dari Rosalvo Junior.
Penderitaan Persekat Tegal berlanjut. Pada menit ke-70, gawang Laskar Ki Gede Sebayu kembali dijebol Braif Fatari. Gelandang muda Persikad Depok itu mampu mencatatkan namanya di papan skor lewat eksekusi bola yang terukur.
Persekat Tegal kian tertekan saat laga memasuki menit ke-80. Penyerang sayap, Nathan Ari Pramana, diusir wasit setelah mendapat ganjaran kartu kuning kedua. Ini membuat Persekat bermain dengan sepuluh pemain. Mereka juga harus mengakui keunggulan Persikad Depok 1-4 hingga akhir laga.
3. Persekat menyia-nyiakan peluang keluar dari playoff degradasi
Kekalahan tersebut membuat Persekat Tegal gagal keluar dari zona playoff degradasi Grup Barat Championship 2025/2026. Laskar Ki Gede Sebayu masih tertahan di peringkat ke-9 klasemen sementara dengan mengemas 22 poin dari 22 laga. Posisi mereka terbilang sulit untuk naik ke zona aman.
Kini, Persekat Tegal harus mengalihkan perhatian ke laga berikutnya. Mereka wajib maksimal saat menghadapi FC Bekasi City di Stadion Patriot Chandra Bhaga, Bekasi, pada 6 April 2026. Persekat tidak boleh kehilangan poin dalam laga tersebut demi terhindar dari hukuman turun kasta musim depan.











.jpg)



