Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Tumbang Lawan PSS, Persiku Kudus Gagal Jaga Tren Positif
ilustrasi sepak bola (pexels.com/PABLO GÓMEZ)
  • Persiku Kudus kalah 1-2 dari PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, mengakhiri tren positif mereka di Pegadaian Championship 2025/2026.
  • PSS unggul lewat gol Frederic Injai dan Gustavo Tocantins, sementara Persiku hanya mampu membalas melalui tendangan bebas Caique Souza.
  • Kekalahan ini memutus rekor enam laga tanpa kalah Persiku dan membuat mereka tertahan di posisi ketujuh klasemen Grup Timur dengan 33 poin.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Kudus, IDN Times - Persiku Kudus gagal mempertahankan rapor positif di Pegadaian Championship 2025/2026. Tim besutan Pelatih Bambang Pujo Sumantri ini mengalami kekalahan di markas PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Senin (20/4/2026) malam. Persiku tumbang dengan skor akhir 1-2.

PSS Sleman layak keluar sebagai pemenang dalam pertandingan ini. Sebagai pemuncak klasemen di Grup Timur, mereka memecundangi Persiku lewat sumbangan gol Frederic Injai dan Gustavo Tocantins. Sedangkan Persiku hanya membalas lewat gol Caique Souza.

1. Persiku tampil keteteran pada babak pertama

Persiku Kudus melakoni laga dengan tidak mudah melawan PSS Sleman. Tim berjuluk Macan Muria dipaksa menjaga lini kedalaman sejak peluit kick-off dibunyikan. Ini karena PSS berambisi besar mencetak gol terlebih dahulu.

Pemain Persiku Kudus sibuk mengamankan barisan pertahanan sepanjang 20 menit pertama. Mereka mendapat ancaman bertubi-tubi dengan skema permainan agresif yang ditampilkan PSS Sleman. Lawan berjuluk Super Elang Jawa tersebut sempat mengancam lewat peluang Gustavo Tocantins dan Riko Simanjuntak.

Persiku Kudus sendiri baru menciptakan peluang emas pada menit ke-26. Tim Macan Muria nyaris mencetak gol melalui upaya eksekusi bola Caique Souza. Hanya saja, percobaan pemain berpaspor Brasil itu menemui jalan buntu karena digagalkan kiper PSS Sleman.

Petaka menghampiri Persiku saat memasuki menit ke-40. Gelandang asing PSS Sleman, Frederic Injai, berhasil mencatatkan namanya di papan skor usai memanfaatkan kelengahan di barisan belakang tim Macan Muria. Gol ini sekaligus membawa PSS unggul 1-0 hingga jeda turun minum.

2. Sempat membalas, Persiku gagal mengejar ketertinggalan hingga akhir

Persiku Kudus menunjukkan perbedaan saat memasuki babak kedua. Macan Muria mulai tampil lebih berani untuk menekan lini pertahanan PSS Sleman. Bahkan, upaya tersebut membuahkan hasil.

Persiku Kudus membuat kejutan dengan mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-48. Gol ini tercipta melalui skema tendangan bebas Caique Souza. Dengan keterampilannya, penyerang sayap bernomor punggung 99 tersebut mampu mengoyak gawang PSS dengan lesatan bola yang indah.

Akan tetapi, gol tersebut langsung dibalas oleh PSS Sleman. Super Elja sukses menggandakan keunggulan melalui sundulan kepala Gustavo Tocantins pada menit ke-54. Gol ini berawal dari umpan silang Riko Simanjuntak di sektor kanan lapangan.

Pertandingan Persiku lawan PSS kemudian berlangsung makin sengit. Kedua tim terus melakukan jual-beli serangan. Hanya saja, tidak ada gol tambahan hingga akhir laga. Ini membuat Persiku mengalami kekalahan dengan skor 1-2 di kandang PSS.

3. Rapor tak terkalahkan Persiku terputus

Hasil tersebut memutus rapor apik Persiku Kudus. Pasalnya, tim Macan Muria melewati enam pertandingan sebelumnya tanpa kekalahan di Grup Timur Championship 2025/2026. Persiku sempat menang atas Persela Lamongan, Persipal Palu, Kendal Tornado, serta imbang kontra Persiba Balikpapan, Barito Putera, PSIS Semarang.

Persiku wajib menjadikan kekalahan dari PSS Sleman sebagai ajang berbenah. Macan Muria tidak boleh mengulangi hasil serupa saat bersua Deltras Sidoarjo pada laga selanjutnya. Pertemuan kedua tim sendiri dijadwalkan berlangsung pada Senin (27/4/2026) mendatang.

Itu menjadi pertandingan sarat ujian bagi kedua tim. Persiku dan Deltras sama-sama berlomba menjauhi zona play-off degradasi di klasemen Grup Timur Championship 2025/2026. Sebab, Persiku masih tertahan di peringkat ke-7 dengan kumpulan 33 poin sedangkan Deltras menempati peringkat ke-6 berbekal 35 poin.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team