Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Suhu Dieng Tembus 0 Derajat! Ini Tips Berburu Fenomena Embun Upas Juni

Suhu Dieng Tembus 0 Derajat! Ini Tips Berburu Fenomena Embun Upas Juni
ilustrasi tumbuhan tertutup embun upas (twitter.com/alexjourneyID)
Intinya Sih
  • Suhu di Dataran Tinggi Dieng akhir Juni 2026 turun hingga 0°C, memunculkan fenomena langka Embun Upas yang menyelimuti rumput dan candi dengan kristal es menyerupai salju.
  • Lokasi favorit untuk melihat embun es tertebal berada di Kompleks Candi Arjuna, dengan peluang terbaik saat malam cerah tanpa awan dan angin tenang sebelum dini hari.
  • Wisatawan disarankan mengenakan pakaian berlapis, membawa perlengkapan hangat, serta datang sekitar pukul 05.00–06.00 WIB agar bisa menikmati momen Embun Upas sebelum mencair.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Memasuki akhir Juni 2026, Dataran Tinggi Dieng kembali menyuguhkan pesona magisnya yang selalu dinanti-nanti para pemburu panorama alam. Akibat fenomena bediding alias penurunan suhu ekstrem di musim kemarau, suhu udara di kawasan Dieng merosot tajam hingga menyentuh angka 0°C, bahkan di beberapa titik sempat mencapai minus derajat Celsius, Lur!

Penurunan suhu drastis ini memicu munculnya fenomena Embun Upas atau embun beracun (frost), di mana hamparan rumput dan kompleks candi diselimuti kristal es menyerupai salju. Fenomena langka ini sontak membuat Dieng diserbu wisatawan yang penasaran ingin merasakan sensasi "Eropa van Java".

Bagi kamu yang berencana liburan akhir pekan ini untuk menyaksikan langsung hamparan es esksotis ini, yuk simak tips taktis berburu fenomena Embun Upas Dieng Juni 2026 agar petualanganmu aman dan menyenangkan!

1. Pilih Spot Terbaik di Kompleks Candi Arjuna

Kompleks Candi Arjuna (IDN Times/Fatma Roisatin)
Kompleks Candi Arjuna (IDN Times/Fatma Roisatin)

Embun upas tidak muncul di seluruh sudut Dieng. Kristal es ini biasanya terbentuk di kawasan dataran rendah yang berbentuk cekungan, di mana uap air yang mendingin terperangkap di atas permukaan tanah.

Lokasi Utama: Spot paling populer dan langganan munculnya embun es tertebal adalah di area Kompleks Candi Arjuna dan lapangan di sekitarnya.

Alternatif: Kawasan tebing di sekitar Telaga Warna atau area lembah wisata Dieng Kulon juga kerap memunculkan lapisan es tipis jika suhu benar-benar anjlok di bawah 0°C.

2. Pantau Kondisi Cuaca Malam Sebelumnya

ilustrasi tumbuhan tertutup embun upas (pexels.com/nadine wuchenauer)
ilustrasi tumbuhan tertutup embun upas (pexels.com/nadine wuchenauer)

Kehadiran embun upas sangat bergantung pada kondisi cuaca. Kamu bisa memprediksi kemunculannya dengan melihat langit Dieng pada malam hari sebelum kamu tidur.

Ciri-Ciri Embun Es Bakal Muncul: Jika pada malam hari langit terlihat sangat cerah tanpa awan (clear sky), angin bertiup tenang (tidak kencang), dan udara terasa dingin menggigit hingga menusuk tulang, maka kemungkinan besar es akan terbentuk pada dini hari. Sebaliknya, jika malam hari berawan atau berkabut tebal, embun upas biasanya gagal terbentuk karena panas bumi tertahan di atmosfer.

3. Terapkan Metode Layering Pakaian Baju Berlapis

ilustrasi beanie hat
ilustrasi beanie hat (pexels.com/Pouya Hajiebrahimi)

Jangan sekali-kali meremehkan suhu 0°C di Dieng hanya dengan memakai satu jaket biasa, Lur. Hipoteremia adalah ancaman nyata di sini. Gunakan teknik berpakaian berlapis (layering system) untuk menjaga suhu tubuh tetap stabil:

Lapisan Pertama (Base Layer): Gunakan pakaian termal atau thermal underwear yang pas di badan untuk mengunci panas tubuh.

Lapisan Kedua (Mid Layer): Pakai sweter berbahan fleece atau wol yang tebal.

Lapisan Ketiga (Outer Layer): Gunakan jaket tebal tahan angin (windproof) dan tahan air (waterproof), seperti jaket down feather (bulu angsa) atau jaket gunung.

Aksesori Wajib: Jangan lupakan kupluk yang menutupi telinga, syal leher, sarung tangan tebal, kaos kaki ganda, dan sepatu yang nyaman.

Ceklis Perlengkapan Tempur Berburu Embun Upas

Biar gak ada barang krusial yang ketinggalan saat keluar dari homestay subuh-subuh, pastikan kamu membawa perlengkapan berikut ini:

- Termos Kecil untuk Menyimpan air hangat / teh panas sangat ampuh untuk menghangatkan tubuh di lokasi.

- Powerbank untuk cadangan daya baterai gadgetsuhu ekstrem 0°C membuat baterai HP/kamera drop 3 kali lebih cepat.

- Masker Medis/Kain untuk melindungi saluran pernapasanMembantu menyaring udara dingin agar paru-paru tidak kaget.

- Senter / Headlamp untuk penerangan jalan jalur menuju candi masih sangat gelap pada pukul 05.00 WIB.

4. Datang Sepagi Mungkin Sebelum Matahari Terbit

Candi Arjuna, DIeng
Candi Arjuna, DIeng (unsplash.com/Pungky Wahyu Arista)

Momen keemasan (golden moment) untuk melihat dan mengabadikan embun upas sangatlah singkat. Kristal es ini akan mulai mencair dan hilang tak berbekas begitu terpapar sinar matahari pagi.

Waktu Terbaik: Kamu disarankan sudah stanby di lokasi Kompleks Candi Arjuna antara pukul 05.00 hingga 06.00 WIB. Pada jam ini, lapisan es sedang tebal-tebalnya dan berpadu cantik dengan kabut tipis serta semburat fajar sunrise. Di atas pukul 07.00 WIB, hamparan "salju" ini biasanya sudah mencair kembali menjadi air biasa.

Fenomena tahunan ini menjadi bukti betapa kayanya pesona alam Jawa Tengah. Persiapkan fisik dan logistikmu dengan matang malam ini, nikmati sensasi membeku di Dieng, dan semoga beruntung mendapatkan momen embun upas tertebal esok pagi, Lur!

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Bandot Arywono
EditorBandot Arywono

Latest Travel Jawa Tengah

See More