Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
2 Resep Olahan Wingko Babat Khas Semarang jadi Dessert Mewah
ilustrasi wingko babat (vecteezy.com/ Ika Rahma)
  • Wingko Babat khas Semarang bisa diubah jadi dessert modern dengan dua resep kekinian yang menghadirkan cita rasa gurih-manis dan tampilan mewah.
  • Resep pertama, Wingko Babat gaya Crème Brûlée, memadukan karamel renyah, es krim vanila, serta topping buah untuk sensasi suhu dan tekstur unik.
  • Resep kedua, Puding Wingko Hangat dengan saus gula jawa, mengadaptasi Bread and Butter Pudding dan cocok untuk wingko yang mulai keras agar kembali lembut dan lezat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Semarang, IDN Times - Siapa bilang Wingko Babat hanya bisa dinikmati dengan segelas teh? Sebagai salah satu oleh-oleh paling ikonik dari Semarang, kudapan berbahan dasar kelapa muda dan tepung ketan ini memiliki tekstur kenyal serta rasa gurih-manis yang potensial untuk disulap menjadi hidangan penutup (dessert) kelas kafe.

Jika membawa pulang stok Wingko Babat dari liburan Lebaran 2026, cobalah dua resep modifikasi kekinian berikut untuk mengubahnya menjadi sajian mewah.

Resep 1: Wingko Babat Gaya "Crème Brûlée"

ilustrasi Wingko Babat (vecteezy.com/ Ika Rahma)

Modifikasi ini memberikan sentuhan tekstur renyah di bagian atas dan sensasi dingin dari es krim, menciptakan perpaduan suhu yang unik.

Bahan-bahan:

  • 4-5 buah Wingko Babat (pilih varian orisinal atau nangka).

  • 2 sendok takar (scoop) es krim vanila atau kelapa.

  • Gula pasir secukupnya (untuk karamel).

  • Potongan buah stroberi atau daun mint untuk hiasan.

Cara Membuat:

  1. Panaskan Wingko: Panaskan Wingko Babat di atas teflon tanpa minyak selama 1 menit tiap sisinya agar teksturnya kembali empuk dan aromanya keluar.

  2. Proses Karamelisasi: Taburkan 1 sendok teh gula pasir merata di atas permukaan wingko yang masih panas. Gunakan pemantik api dapur (kitchen torch) hingga gula meleleh dan berubah menjadi lapisan karamel cokelat yang keras (crunchy). Jika tidak ada alat pemantik, panggang sebentar di dalam oven bersuhu tinggi pada posisi rak atas.

  3. Penyajian: Letakkan wingko di piring saji, lalu tumpuk dengan satu scoop es krim vanila di atasnya.

  4. Sentuhan Akhir: Hiasi dengan stroberi atau saus cokelat. Sensasi lapisan gula yang pecah saat digigit bertemu dengan lembutnya wingko dan dinginnya es krim akan terasa sangat mewah.

Resep 2: Puding Wingko Hangat dengan Saus Gula Jawa (Butterscotch)

Ilustrasi Wingko Babat (freepik.com/raja stoking)

Mengadaptasi gaya Bread and Butter Pudding, resep ini sangat cocok jika Wingko Babat sudah mulai agak keras karena disimpan beberapa hari.

Bahan-bahan:

  • 6 buah Wingko Babat (potong kotak-kotak kecil).

  • 100 ml susu cair full cream.

  • 1 butir telur (kocok lepas).

  • 1 sendok makan mentega cair.

Bahan Saus Gula Jawa:

  • 50 gram gula jawa (sisir halus).

  • 50 ml santan kental atau krim kental (heavy cream).

  • Sejumput garam.

Cara Membuat:

  1. Siapkan Adonan Puding: Campur susu, telur, dan mentega cair dalam wadah. Aduk rata.

  2. Rendam Wingko: Tata potongan wingko dalam mangkuk tahan panas (ramekin). Tuangkan campuran susu hingga wingko terendam sebagian. Biarkan meresap selama 5 menit.

  3. Kukus atau Panggang: Kukus selama 15 menit atau panggang dalam oven (suhu 180°C) selama 10 menit hingga bagian atasnya kecokelatan.

  4. Buat Saus: Masak gula jawa dan santan di api kecil hingga mengental. Tambahkan sejumput garam untuk menyeimbangkan rasa.

  5. Penyelesaian: Tuangkan saus gula jawa hangat di atas puding wingko. Taburi dengan kacang almond atau kenari sangrai untuk tambahan tekstur.

Tips rahasia modifikasi wingko babat

ilustrasi wingko babat. (vecteezy.com/ikarahma)

  • Pilih Tingkat Kemanisan: Karena Wingko Babat sudah manis, pastikan saus atau es krim pendamping tidak terlalu manis berlebihan agar rasanya seimbang (balance).

  • Tekstur Kelapa: Gunakan wingko yang masih memiliki serat kelapa muda yang terasa. Tekstur ini akan memberikan sensasi eksotis pada dessert modern tersebut.

  • Penyajian Hangat: Hampir semua modifikasi wingko paling nikmat disantap saat kondisinya hangat agar tekstur ketannya tetap lembut dan tidak alot.

Dengan resep ini, oleh-oleh dari Semarang tidak lagi sekadar camilan tradisional, tetapi bertransformasi menjadi hidangan penutup yang siap memanjakan lidah tamu atau keluarga di rumah.

Editorial Team