Comscore Tracker

Pasien Positif Corona Jawa Tengah: Satgas 99.052 dan Dinkes 109.339

Posisi Jateng di urutan ke-3 untuk kenaikan pasien positif

Semarang, IDN Times - Selisih antara Satgas Penanganan COVID-19 Pusat dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Tengah juga terjadi pada jumlah kumulatif pasien positif virus corona. Masih ada perbedaan data dari laman www.covid19.go.id dan corona.jatengprov.go.id.

1. Jumlah kumulatif pasien positif COVID-19 versi Satgas dan Dinkes selisih 10.287 kasus

Pasien Positif Corona Jawa Tengah: Satgas 99.052 dan Dinkes 109.339Ilustrasi seorang pasien COVID-19. ANTARA FOTO/REUTERS/Marko Djurica

Melansir dua laman tersebut, per Jumat (15/1/2021), melansir dari data Satgas COVID-19 Pusat secara kumulatif jumlah pasien positif COVID-19 di provinsi yang dipimpin Ganjar Pranowo sebanyak 99.052 kasus. Ada kenaikan 1.993 kasus dibandingkan hari sebelumnya 97.059 kasus.

Sedangkan, pasien positif kumulatif versi Dinas Kesehatan Jateng menyentuh angka 109.339 kasus, naik 2.067 kasus dari hari sebelumnya sebanyak 108.178 kasus.

Ada selisih 10.287 kasus untuk jumlah kumulatif pasien positif virus corona pada data satgas pusat dan Dinkes Jateng. Sedangkan, untuk kenaikan kumulatif pasien positif per hari ini ada selisih 74 kasus.

Baca Juga: Data Total Pasien Meninggal COVID-19 Pusat dan Jateng Beda 2.401 Orang

2. Kasus aktif COVID-19 versi satgas pusat 27.833 kasus dan Jateng tambah 12.331 kasus

Pasien Positif Corona Jawa Tengah: Satgas 99.052 dan Dinkes 109.339Ilustrasi paramedis yang menangani pasien COVID-19 di Aceh. Acehkini/Suparta

Jumlah kasus aktif dari data Satgas COVID Pusat menyentuh angka 27.833 kasus. Sedangkan, versi Dinkes Jateng kasus aktif menembus angka 12.331 kasus. Ada peningkatan 1.205 kasus aktif virus corona di data pusat, sedangkan dari data daerah ada kenaikan 1.207 kasus dibandingkan hari sebelumnya.

Kenaikan kasus baru pasien yang terkonfirmasi positif itu mendudukkan provinsi yang dipimpin Ganjar Pranowo berada di posisi ke-3 untuk kenaikan pasien positif secara nasional. Untuk kenaikan pasien baru yang terkonfirmasi positif itu, posisi Jawa Tengah saat ini berada di antara DKI Jakarta (3.095 kasus) dan Jawa Barat (2.541 kasus).

Jumlah pasien positif yang dinyatakan sembuh versi Satgas Pusat tembus di angka 766 kasus. Kini jumlah pasien sembuh mencapai 66.844 kasus, naik dibandingkan hari sebelumnya sebanyak 66.078 kasus.

3. Ada selisih pasien meninggal sebanyak 2.402 kasus antara versi pusat dan daerah

Pasien Positif Corona Jawa Tengah: Satgas 99.052 dan Dinkes 109.339Ilustrasi pasien yang dinyatakan sembuh dari COVID-19. ANTARA FOTO/Ampelsa

Sedangkan, data pasien sembuh versi Dinkes Jateng per hari ini ada 783 pasien sembuh, yakni dari 89.438 kasus menjadi 90.186 kasus. Dari data kumulatif pasien sembuh antara versi pusat dan daerah masih ada selisih sebanyak 23.342 kasus. Kemudian, untuk selisih penambahan pasien sembuh per hari ini ada selisih 17 kasus.

Kemudian, untuk jumlah kumulatif pasien meninggal antara pusat dan daerah ada selisih 2.447 kasus. Per hari ini jumlah pasien meninggal versi satgas pusat mencapai 4.375 kasus, sedangkan versi Dinkes Jateng 6.822 kasus.

Melansir data dari Satgas COVID-19 melalui laman www.covid19.go.id, jumlah pasien meninggal per hari ini sebanyak 32 kasus. Sehingga, jumlah pasien meninggal naik dibandingkan hari sebelumnya, yakni dari 4.343 kasus menjadi 4.375 kasus.

4. Jumlah pasien positif COVID-19 nasional di angka 882.418 kasus

Pasien Positif Corona Jawa Tengah: Satgas 99.052 dan Dinkes 109.339Ilustrasi swab test (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

Sedangkan, data dari Dinas Kesehatan Jawa Tengah melalui laman corona.jatengprov.go.id, jumlah pasien meninggal per hari ini tambah 77 kasus. Ada penambahan jumlah pasien meninggal secara kumulatif, yakni naik dari 6.745 kasus menjadi 6.822 kasus.

Melansir data Satgas COVID-19, Jawa Tengah menduduki peringkat tiga dengan jumlah pasien positif virus corona terbanyak di Indonesia. Urutan pertama adalah DKI Jakarta (220.434 kasus), Jawa Barat (107.636 kasus), Jawa Tengah (99.052 kasus), Jawa Timur (97.243 kasus) dan Sulawesi Selatan (39.703 kasus).

Total keseluruhan pasien positif di Indonesia telah mencapai 882.418 kasus yang tersebar di 34 provinsi. Dari jumlah tersebut, pasien yang sembuh sebanyak 718.696 kasus dan yang meninggal dunia ada 25.484 orang. Sedangkan, untuk jumlah kasus suspek atau pasien dalam pengawasan (PDP) secara nasional mencapai 66.573 kasus.

Baca Juga: Tingkat Kematian COVID-19 di Banyumas 4,8 Lampaui Jateng dan Indonesia

Topic:

  • Dhana Kencana

Berita Terkini Lainnya