5 Tips Aman Mengendarai Motor saat Hujan Lebat dan Angin Kencang

- Mengurangi kecepatan saat hujan dan angin kencang
- Menyalakan headlamp untuk visibilitas tambahan
- Menjaga jarak aman antara kendaraan di jalan
Para pengendara motor wajib meningkatkan kewaspadaan saat memasuki musim hujan, khususnya ketika hujan ekstrem dan angin kencang melanda. Kamu perlu mengantisipasi berbagai risiko buruk yang mungkin terjadi selama cuaca buruk tersebut dengan menerapkan cara berkendara yang aman.
Cuaca yang tidak stabil dapat meningkatkan risiko kecelakaan akibat jalanan licin dan jarak pandang yang terbatas. Tidak hanya itu, hujan lebat dan angin kencang juga berpotensi mengganggu konsentrasi pengendara. Agar kamu tetap selamat sampai tujuan, terapkanlah beberapa tips berikut ini saat berkendara dalam kondisi cuaca ekstrem.
1. Mengurangi kecepatan

Pastikan untuk segera mengurangi kecepatan berkendara saat terjadi hujan ekstrem dan angin kencang. Kecepatan berkendara yang dianjurkan saat hujan deras adalah maksimal 40 kilometer per jam atau hanya setengah dari batas kecepatan maksimal. Kondisi cuaca buruk seperti hujan ekstrem ini sering kali disertai angin kencang, yang mana bisa membuat kamu kesulitan untuk memantau kondisi jalanan dan mengendalikan motor dengan baik.
Pengurangan kecepatan saat berkendara ini bisa membuat kamu lebih siap mengantisipasi akan kemungkinan terjadinya aquaplaning, yang mana bisa menyebabkan ban selip di atas permukaan jalan yang licin. Sebisa mungkin kamu harus menghindari aquaplaning agar kamu tidak kehilangan kendali terhadap motor dan meminimalisir risiko terjadinya kecelakaan.
2. Menyalakan headlamp

Kamu pasti membutuhkan penerangan tambahan saat kondisi langit gelap dan minim cahaya akibat hujan ekstrem dan angin kencang. Kamu bisa menyalakan headlamp saat hujan untuk memperjelas jarak pandangmu saat berkendara. Selain memberikan penerangan tambahan, headlamp juga berperan sebagai penanda keberadaan kendaraanmu bagi pengendara lain di jalan.
Headlamp yang menyala membuat visibilitas kendaraanmu akan meningkat dalam cuaca buruk, sehingga bisa membantu mengurangi risiko terjadinya kecelakaan di jalan. Tindakan ini tidak hanya penting untuk keselamatan diri sendiri, tetapi juga untuk keselamatan pengguna jalan lainnya.
3. Menjaga jarak aman

Berkendara saat musim hujan memerlukan persiapan khusus karena kondisi jalan menjadi licin. Maka dari itu, menjaga jarak aman yang cukup luas antara kendaraan dalam situasi hujan ekstrem dan angin kencang sangat diperlukan untuk mengantisipasi kemungkinan pengereman mendadak oleh pengendara lain di jalan.
Jalanan yang licin akibat hujan dan terpaan angin yang kencang bisa memperpanjang jarak pengereman yang diperlukan untuk menghentikan kendaraan dengan aman. Menjaga jarak aman saat berkendara akan membuat kamu memiliki waktu yang cukup untuk bereaksi dalam situasi darurat, sehingga bisa menghindari risiko terjadinya tabrakan dengan kendaraan di depanmu.
4. Hindari manuver mendadak

Permukaan jalan menjadi licin akibat hujan bisa mengakibatkan cengkeraman antara ban motor dan jalan menjadi berkurang. Untuk menjaga kendali kendaraan, kamu perlu menghindari manuver secara tiba-tiba, seperti pengereman mendadak dan akselerasi yang terlalu cepat.
Kamu harus bisa mengelola perubahan kecepatan dan gerakan kendaraanmu secara lebih stabil dan terencana saat di jalan untuk menjaga kontrol atas kendaraanmu dalam situasi hujan ekstrem dan angin kencang. Berkendara dengan kecepatan yang stabil akan memberikan waktu lebih bagi kamu untuk merespons situasi darurat dan mencegah terjadinya selip.
5. Berhenti untuk berteduh

Ketika kondisi jalanan semakin memburuk, kamu bisa memutuskan untuk menepi sejenak. Melanjutkan perjalanan dalam kondisi hujan ekstrem dan angin kencang hanya akan menghambat kelancaran perjalananmu. Mengutamakan keselamatan dengan menepi sejenak di lokasi yang aman bisa membantu mengurangi risiko kecelakaan atau insiden yang mungkin terjadi akibat cuaca buruk.
Dalam situasi ini, penting untuk memilih tempat yang aman untuk berhenti, seperti di SPBU, pusat perbelanjaan, atau tempat berhenti yang sekiranya aman untuk kamu berteduh. Selain itu, memberikan waktu bagi diri sendiri untuk beristirahat sementara juga bisa membantu menjaga kondisi fisik dalam menghadapi perjalanan yang lebih aman dan nyaman setelah kondisi cuaca mulai membaik.
Kamu wajib menjaga kewaspadaan saat berkendara di tengah hujan deras dan angin kencang demi keselamatan diri sendiri serta pengguna jalan lain. Selalu kenakan perlengkapan berkendara yang lengkap dan pastikan seluruh komponen motormu berfungsi prima sebelum kamu memulai perjalanan.


















