Comscore Tracker

Ini Alasan Peternak Babi Karanganyar Buang Kotoran di Bengawan Solo

Ada juga bangkai babi mengambang di Sungai Bengawan Solo

Karanganyar, IDN Times - Para peternak babi yang beraktivitas di Kabupaten Karanganyar kedapatan membuang limbah kotoran hewan piarannya tersebut ke aliran Sungai Bengawan Solo. Bahkan, ulah mereka tepergok Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo tatkala sidak ke sejumlah peternakan babi.

1. Seorang peternak babi ngaku gak punya IPAL

Ini Alasan Peternak Babi Karanganyar Buang Kotoran di Bengawan SoloGanjar cek langsung peternakan babi di Karanganyar. Dok Humas Pemprov Jateng

Seorang peternak babi di Karanganyar, Haryanto mengakui kesalahannya kepada Ganjar. Ia bilang selama ini belum punya instalasi pembuangan limbah. Karenanya ia masih membuang limbah ternaknya langsung ke sungai.

"Mohon maaf pak, saya mengaku salah. Soalnya saya belum punya IPAL," ujar Haryanto. 

Baca Juga: Makan Babi Bahaya atau Gak? Waspadai Penyakit dari Daging Babi Ini!

2. Ternyata juga ada bangkai babi dibuang ke Bengawan Solo

Ini Alasan Peternak Babi Karanganyar Buang Kotoran di Bengawan SoloPeternakan babi beroperasi di Sungai Bengawan Solo. Dok Humas Pemprov Jateng

Tak berhenti disitu saja, Ganjar juga masih memergoki sejumlah peternak babi yang membuang bangkai babi ke Bengawan Solo. Temuan itu ia peroleh tatkala menyusuri sawah-sawah dan ladang perkebunan demi melihat kondisi Bengawan Solo dan Sungai Sroyo.

Sejumlah perusahaan besar maupun peternakan babi yang ada di bantaran sungai langsung didatangi Ganjar. Kepada pihak perusahaan maupun peternak babi, Ganjar meminta mereka menghentikan pembuangan limbah ke sungai. Ia memerintahkan supaya segera memperbaiki pengelolaan limbahnya.

Sebab menurut Ganjar, banyak peternak yang tidak memiliki IPAL sehingga membuang kotoran hingga bangkai babi ke sungai.

"Tadi saya lihat genjik-nya (bangkai anak babi) mengambang di sungai. Itu jangan! Maka peternak ini perlu pembinaan agar bisnisnya tetap jalan, tapi pencemarannya tidak dilakukan," ucapnya dalam keterangan yang didapat IDN Times, Kamis (6/8/2020). 

3. Ganjar juga temukan pipa siluman beroperasi di aliran Bengawan solo

Ini Alasan Peternak Babi Karanganyar Buang Kotoran di Bengawan SoloGanjar juga temukan pipa siluman milik pelaku industri. Dok Humas Pemprov Jateng

Saat di dekat Sungai Sroyo, Ganjar menemukan pipa siluman dari perusahaan yang langsung membuang limbah ke sungai. Bau yang ditimbulkan tercium cukup pekat.

"Tadi ada satu yang belum memperbaiki, terus saya minta ke perusahaan, ya jangan pakai pipa siluman. Dia mengelak, tapi saya sudah melihat secara langsung di lapangan. Mereka berjanji akan memperbaiki besok, dan saya minta laporannya setiap hari," terang Ganjar.

Baca Juga: Kualitas Air Bengawan Solo Membaik, Ganjar Cek Langsung 

4. Ganjar tagih janji pengusaha alkohol di Karanganyar

Ini Alasan Peternak Babi Karanganyar Buang Kotoran di Bengawan SoloLimbah industri masih dibuang di Bengawan solo. Dok humas Pemprov Jateng

Sidak yang ia lakukan untuk menagih komitmen mereka agar tak membuang limbah ke sungai. Komitmen tersebut ditandatangani secara bersama pada Desember 2019 lalu dan batas waktunya sampai Desember akhir tahun ini.

"Sebelum sampai Desember 2020 ini sudah saya tagih dan lihat progresnya. Tadi ketemu sama perusahaan alkohol, dia berjanji akan menghentikan produksi sebentar untuk perbaikan pengelolaan IPAL dan kita hormati," paparnya.

Ganjar menegaskan belum akan melakukan penegakan hukum pada mereka. Namun, ia mengingatkan agar segera memperbaiki dan mematuhi komitmen untuk perbaikan IPAL yang sudah ditandatangani bersama.

"Tapi kalau seandainya tidak memperbaiki, ya mohon maaf, terpaksa nanti kita ambil tindakan hukum pada mereka," tegasnya.

Sementara itu, salah satu petinggi perusahaan yang masih membuang limbah ke sungai, Edy mengatakan, pihaknya akan segera memperbaiki proses pembuangan limbah di perusahannya.

"Besok akan langsung kami perbaiki pak, laporannya nanti akan kami serahkan," pungkasnya.

Baca Juga: Elektabilitas Ganjar Naik, PDIP: Prioritas Kami Masih Pilkada 2020

Topic:

  • Fariz Fardianto
  • Dhana Kencana

Berita Terkini Lainnya