Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Antisipasi Spekulan, ini Hotline Pengaduan Temuan Harga Pangan tak Wajar

Antisipasi Spekulan, ini Hotline Pengaduan Temuan Harga Pangan tak Wajar
Ilustrasi sembako. (IDN Times/Rohmah Mustaurida)
Intinya Sih
  • Satgas Pangan Polda Jateng melakukan sidak di pasar dan swalayan Semarang untuk memastikan harga bahan pokok tetap stabil menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026.
  • Kenaikan harga cabai serta bawang dipicu cuaca hujan, namun stok pangan termasuk beras dan minyak dinyatakan aman hingga pertengahan tahun oleh Bulog Jawa Tengah.
  • Polda Jateng menempelkan daftar harga acuan di kios dan membuka hotline pengaduan guna mencegah spekulan serta menjaga transparansi harga bagi masyarakat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Semarang, IDN Times - Memastikan stabilitas harga dan pasokan pangan menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026, Satgas Pangan Ditreskrimsus Polda Jateng menggelar inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah titik strategis, Senin (23/2/2026). Pengecekan menyasar Pasar Jatingaleh dan Swalayan ADA Banyumanik untuk memantau fluktuasi harga bahan pokok.

Dirreskrimsus Polda Jateng, Kombes Pol Djoko Julianto, memimpin langsung kegiatan ini didampingi perwakilan Bappenas, Disperindag, Dinas Pertanian, serta Bulog. Berdasarkan hasil pantauan, mayoritas harga kebutuhan pokok terpantau stabil meski terdapat beberapa kenaikan tipis.

1. Faktor cuaca pengaruhi harga cabai

PHOTO-2025-12-20-14-45-16.jpeg
Ilustrasi cabai rawit merah. (dok. Bapanas)

Kombes Pol Djoko Julianto menjelaskan bahwa kenaikan harga terjadi pada komoditas cabai serta bawang merah dan putih. "Kenaikan ini dipicu faktor cuaca di musim hujan yang memengaruhi hasil panen, namun stok di pasar dipastikan masih mencukupi kebutuhan masyarakat," jelasnya.

Sementara itu, harga daging sapi dan ayam masih dalam batas normal karena permintaan pasar belum melonjak. Namun, kepolisian memprediksi tren kenaikan harga akan terjadi mendekati Idulfitri akibat meningkatnya konsumsi rumah tangga.

2. Stok beras aman hingga pertengahan tahun

beras putih
ilustrasi beras putih (vecteezy.com/Suwinai Sukanant)

Dukungan ketersediaan stok turut dikonfirmasi oleh Bulog Jawa Tengah. Wakil Pimpinan Wilayah Bulog Jateng, Gandi Prarista, menegaskan bahwa distribusi beras SPHP dan Minyak Kita terus dilakukan secara masif.

"Beras SPHP tetap dijual sesuai HET Rp12.500/kg. Persediaan beras kami sangat aman, bahkan cukup untuk memenuhi kebutuhan di Jawa Tengah hingga pertengahan tahun nanti," ungkap Gandi.

3. Langkah tegas lawan spekulan

ilustrasi pasar tradisional
ilustrasi pasar tradisional (unsplash.com/Devi Puspita Amartha Yahya)

Sebagai upaya antisipasi praktik penimbunan oleh spekulan, petugas menempelkan stiker daftar harga acuan di kios-kios pedagang. Langkah ini bertujuan agar konsumen mendapatkan transparansi harga yang adil.

Polda Jateng juga membuka kanal aduan masyarakat. Jika warga menemukan harga yang tidak wajar atau barang kedaluwarsa, mereka dapat melapor melalui Hotline Satgas Pangan di nomor 0853-8545-0833. Negara hadir untuk memastikan masyarakat dapat beribadah di bulan suci dengan tenang tanpa dihantui kelangkaan pangan.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Bandot Arywono
EditorBandot Arywono
Follow Us

Latest News Jawa Tengah

See More